Kabus Tebal Di Hadapan



ada kabus tebal di hadapan
ada segelintir yang ternanti-nanti apakah sebenarnya yang tersembunyi sebalik kabus itu
namun
terlebih sering orang banyak merasa risau
seperti hilang arah 
bahana apa sebenarnya yang menanti
menunggu masa untuk membaham mangsa
menunggu peluang untuk menerjah
menunggu ruang untuk beraksi
ada pula insan-insan lainnya
yang merasa kenapa perlu risau, mengapa perlu terlalu ghairah
yang dihadapan tetap perlu ditempuh
tinggal menanti apa yang bakal menjelmakan diri
ada juga yang merasakan kesemuanya
seperti itu reaksi kita
pada masa depan yang akan kita jalani
tak sabar itu lumrah
dan perasaan lainnya adalah fitrah
jabat dan jalani 
sebagai bukti ketaatan hamba pada tuannya
pabila takut,berharaplah
bila lapang,bersyukurlah
kerna bagi tiap-tiap mukmin sabar itu seperti kad undangan
yang mengundang tamu yang sudah pasti akan hadir 
tamu itu redhanya Allah



wallahua'lam


26 July 2016, 6:36am, BM

"NO PRESSURE NO DIAMONDS"

Bismillah.

Dengan nama Allah yang maha kuat dan pemberi kekuatan.

Alhamdulillah.alhamdulillah.alhamdulillah.

Just finished my ophthalmology posting.i did replacement for that posting sebab tarikh on schedule i went back to Malaysia.nak cerita sikit pasal ophthal posting.huu..pertama:dah ada bad mindset dari kawan yang dah habis posting tu.kedua:we interns can’t do procedures which were actually intern’s jobs like checking IOP by tonometry(tekanan dalam bola mata), sac syringing etc etc.(undang-undang baru gamaknya).ketiga:i need to communicate directly with patients.(yang nie memang stress tahap cacing bawah tanah)sbb memang jenis tak suka communicate dengan orang yang tak dikenali even sampai sekarang pun stress bila kena pergi kaunter stesen minyak untuk bayar isi minyak,kena bayar barang kat kaunter kedai etc etc.ok tu memang agak mengada but that is the reality.memang jenis macam tu.

Ok, back to posting story..
So berdasarkan sebab-sebab yang telah dinyatakan, inilah posting pertama dalam sejarah yang i memang dah countdown bila nak habis dari hari pertama posting.dahsyat kan??felt like time flew soooooo slow.but day by day i kept doing the routine job during the posting.luckily my postingmates that time boleh tahan la best.boleh kata satu kepala.we talked lots during leisure time.(sebab kawan yang ku kenal)oh..1 thing intern kena buat sepanjang hari kat posting adalah ambil history patient.hari pertama aku memang refused ambil patients.sebab 1:tak reti local language.2:malas nk cakap sebab nanti tahu je yang ku memang takkan paham bila patient cakap balik.huhu.Tapi nak ditaqdirkan memang kena jugak ambil patient sebab nanti kena marah kalau tak buat kerja.so aku pun ambil history patient.terkial-kial lidah bila nak tanya soalan,berpinar-pinar otak nak try faham bila patient jawab soalan aku.aku tanya guna 2 words patients balas habis satu perenggan karangan.pastu mula cari kawan tempe untuk translate.mana tak stress!haha.tapi as people say “practices make perfect”.and it’s always proven.as time passed by aku dah boleh tanya dengan lancar soalan-soalan tu(btw, solan yang sama je kena tanya kat setiap patients,so memang senang la.haha) and dah boleh faham sedikit sebanyak bila patients jawab balik.

And meanwhile aku tengah buat posting ophthal aku pergi menyibuk jugak dengan casualty after opd time habis.one day ada 1 case.suspected fracture of wrist based on history and clinical findings.xray wrist done.so aku pun bukak la xray tu.cikgu suruh detect kat mana fracture site.dah nampak something wrong kat distal end of radius.and matched with the clinical finding tapi still tak yakin.after about 2-3 min baru rasa yakin sikit nak tunjuk kat cikgu kat mana fracture site tu.and sarcastically he replied, “You manage to know the site so early.....after 30 min!” i was like.....(what???)

Sometimes...ok.most of the time, kita being too defensive sebab kita tak tahu,sebab kita tak yakin, sebab kita tak pernah buat, sebab,sebab,dan sebab.but know 1 thing, kita manusia.human were not born perfect, and never meant to be perfect throughout our lives. That’s why we are human. Masa  kecil, kita tak pernah tahu macam mana sebenarnya dunia luar dari rahim ibu kita, tapi kita fought untuk keluar ke dunia. Masa baby kita tak pandai jalan, tapi kita tried.tried to walk eventhough we fell hundreds times.we keep trying and trying and trying.walaupun kita tak tahu pun kita dah ready atau belum untuk jatuh,untuk sakit,untuk menangis kerna luka. It’s a process.
Dan macam mana fizikal kita membesar mengalami proses tumbesaran, macam tu jugak personality kita,perasaan-perasaan kita, pemikiran-pemikiran kita.dan ada certain things yang kita kena learn.belajar untuk dewasa, baik dalam kehidupan peribadi mahupun dalam dnt.

Tak perlu takut kalau salah.tak perlu risau bila tak tahu.Belajarlah dari pengalaman silam, dari kisah mereka yang telah melewati sesuatu jalan, dari kesilapan-kesilapan lalu, dan dari mereka sekelilingmu. Ada ‘tangan’ di atas sana yang sedang mengatur perjalanan hidup dan perjalanan tarbiyahmu. Just keep on walking and believe in HIM.

Be brave!

Be confident!

And you will survived!
oh.ini sungguh dalam!

Ps::walaupun tu posting yang ku tak berapa suka,tapi seriously i enjoyed it.i learnt lots back there.
Pss::Benarlah..tarbiyah Allah ada saja di mana-mana,tinggal kita ingin membuka mata dan mengisinya ke dalam hati atau melepaskan ia pergi tanpa ada kesal dalam hati.You choose!

#internslife


Wallahua’lam.

25 May 2016, 1:25am, BM

Suture ku Yang Pertama

Bismillah.

Dengan nama Tuhan yang maha memberi.

Tunggu punya tunggu punya tunggu, lama.. baru boleh buat suture. 2minggu posting and 2nd last day baru dapat,itu pun tunggu smpai malam (after opd tutup) baru dapat.
Sbb kena depends on case.biasanye RTA,
And depends on cikgu jugak..kalau cikgu baik,dia akan ajar dengan baik,tp kalau tak habislah kena perli,marah bagai.(kena pekakkan telinga)
Tapi sebab casualty..any procedure they have to teach intern how to do it.

And that night I did my first suture.4 sutures.after seeing 3 cikgu ajar,then finally I got confidence to do it.

We got to stay for longer time at casualty.Berharap tapi tak terlalu mengharap.
Alhamdulillah dapat jgk..

Most of da time in our lives we want our wishes to be fulfilled.our dreams come true.but things are not gonna happen unless we sacrifice from our side.
Nak beli iPhone 6s,kena jimat duit,kumpul duit,cut perbelanjaan yg tak berapa nak penting,buat bisnes sket2 untuk kumpul duit.makan masa berbulan jugak baru boleh beli.

Nak siapkan assignments, thesis, research sometimes kena korbankan masa tidur,tidur lambat, kena cari banyak bahan rujukan, kena marah ngan supervisor setiap kali presentation ada je yang tak kena,  kena korbankan masa lapang yang ada,kadang cuti tak dapat balik kampung etc..we willing to do everything asalkan thesis,assignments tu semua siap.

Sama jugak dalam hidup kita,aim nak masuk syurga jumpa Allah,nak lepak dengan nabi dan para sahabat,nak minum air sungai susu dan mad'u dan sebagainya.tapi nak dapat semua tu bukannya free,ada pengorbanan yang harus dilakukan,ada sesuatu yang perlu dikorbankan,ada darah yang harus dititiskan(ok yang nie over).

In order to achieve something, ada benda yang perlu kita korbankan.
Andai syahid satu-satunya jalan menuju syurga,apakah kita bersedia berkorban menempuhinya???




-Gambar suture-


9:27pm, 22/4/16,highway NH-4

Si Penunjuk Lorong

Bismillah.

Dengan nama Allah maha pemberi rezeki buat hambaNya.

Ini kisah aku dan si penunjuk lorong.

Aku cemburu
Dengan si penunjuk lorong itu
Tampak indah dalam pandangan manusia
Ke sana ke mari
Kejap ke hulu, kadang ke hilir
Bisa menjelajah dunia
Bisa menjejak luas bumi
Bisa menjunjung langit terbentang
Bisa meneroka khazanah alam

Aku cemburu
Padanya si penunjuk lorong
Serba serbi tahunya
Tentang bumi,tentang manusia,tentang tanah,tentang ulat di jalan
Tak semua mampu sepertinya
Agar jalan mereka selepasnya tidak pincang
Agar sampai ke destinasi mereka selepasnya
Agar tidak sesat langkah mereka

Aku cemburu
Sabar si penunjuk lorong itu
Bagai tak punya batas
Bagai tak pernah tertas
Tersulam cantik dihias senyum ikhlas
Berbuat bagai cinta tersisip kemas
Ah,sungguh aku cemburu

Aku cemburu
Pada sekeping hati si penunjuk lorong
Bisa kali dijaga rapi
Tumbuhnya iman mekar mewangi
Hingga bisa menepis busuknya godaan duniawi
Yang merenjat deria hati
Punya perisai kebal dan tebal
Disepanjang menelusuri lorong berduri
Hingga terjaga dari terluka

Aku..
Sungguh-sungguh punya rasa cemburu
Padanya si penunjuk jalan itu
Di mataku terlalu sempurna
Hingga aku seperti terinspirasi
Tapi manusia itu sifatnya punya kekurangan
Mungkinkah aku sepertinya?

Menjelajah langit cinta
gambar hiasan

2nd Jan 2016, 2:01am, tanah air.


Sweet sangat!

bismillah..

dengan nama Allah tuhan yang menaut hati dengan cinta

“dan yang mempersatukan hati-hati mereka (orang-orang yang beriman). Walaupun kamu membelanjakan semua (kekayaan) yang berada di bumi, niscaya kamu tidak akan dapat mempersatukan hati-hati mereka, akan tetapi Allah telah mempersatukan hati-hati mereka. Sesungguhnya Dia Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.” 
(al anfal 8:63)

masih ingat ayat Allah yang satu nie?
ayat yang menyatakan bahawa hanya Allah yang menyatukan hati orang-orang beriman.datanglah sehebat mana pun gelombang badai,kalau Allah ingin mereka bersatu, ya mereka akan bersatu..begitu juga sebaliknya.biarpun pada zahirnya mungkin kelihatan minat yang sama yang mengeratkan, atau mungkin selalu belanja makan yang merapatkan hubungan, tapi itu semua sekadar alasan.alasan Allah untuk membiarkan dua hati untuk dekat, lalu berputik cinta antara mereka, seterusnya melahirkan ukhuwah yang luar biasa.

namun ada masa ukhuwah itu diuji.dengan kerenggangannya, dengan tidak mesranya, dengan kesibukan ahli-ahlinya, dengan nafsi-nafsinya, dengan terasa hatinya dan sebagainya.
yang terlibat kadang tak merasa, tapi Tuhan tak pernah leka.ingin disatukan semula hati-hati mereka yang bersama-sama di jalanNya.mungkin dengan cara yang tak pernah kita duga!.sama sekali.

saya ke RI(rumah islam) di satu tempat.menginap di sana 3 malam.simply.nak join aktiviti mereka.ditaqdirkan Allah satu hari tu black out.but they got generator,luckily.so certain kipas and lampu still can be used.alhamdulillah.everyone continue doing their job.some in the study room.while some in bedroom.having some nap after zohor prayer..it was going for more than 5 hours i guess.so the generator dah habis bekalan and it shutted itself down.so no more lampu and kipas and whatsoever yang memerlukan penggunaan elektrik.so sebab bilik study dah gelap,dan bilik tidur dah terasa bahangnya, masing-masing keluar lepak di ruang tamu.everyone.

we sembang-sembang together, bincang-bincang together, makan aiskrim together, they even main games.together.on my thought,terdetik jugak, 'its been long time since i feel this environment.'you know..bila semua orang busy dengan schedule masing-masing, tutor setiap hari, presentation lagi, kena pergi kelas and posting, assignments lagi, usrah bagai.(tapi tader la sampai tak bercakap langsung).sedar tak sedar mereka sedikit jauh antara sesama mereka.and hari tu alhamdulillah Allah kumpulkan mereka untuk sama-sama duduk menghabiskan masa bersama-sama.rumah time tu riuh beno.huhu..sampailah waktu asar masuk.after solat jemaah semua(i was helping my friend making karipap at that time) tetiba one of the ahli rumah went and checked the main suis. AND IT WAS TERTENDANG! the black out would has over if they went and looked for it at the beginning.but Allah has planned it to be that way.

"penyayangnya Allah~",kata kawan saya sorang nie.at that moment i realised yes!maha penyayangnya Allah kerna memberi peluang yang tak pernah putus untuk me'refresh' kembali hubungan kami.and comel sangat perancangan Allah.cuba kalau ada orang checked on that sius awal-awal, mesti mereka takkan berkumpul pun kat tengah-tengah hall, takkan makan pun aiskrim sesama, takkan main games sesama.tapi kerna penyayangnya Allah so He planned it.

"Ukhuwah itu ibarat seutas tasbih
Ada awal tiada penghujungnya
Dicipta untuk mengingatiNYA 
Dibahagikan untuk cintaNYA 
Dan diratib untuk redhaNYA"

#kopipasta

dan ukhuwah itu memerlukan perasa 
seperti kopi yang takkan mampu ditelan bila pahit.
dan perasa yang paling enak adalah 'lillahi taala'

wallahua'lam

4 November 2015, 7:20, BM

Berkah vs Serakah

bismillah...

dengan nama tuhan yang mengajar dengan pena.

alkisah.
hari nie ku ada paper surgery.paper 1.and orthopedics jugak.gabung.walaupun ada gap sehari selepas medicine haritu still aku tak mampu gunakan masa sebaiknya untuk sedut sebanyak mungkin ilmu surgery yang ada dalam buku Manipal Manual of Surgery yang menjadi rujukan bebudak medics kat india nie.

jadinya..aku pergi menjawab exam dengan keyakinan bahawa adanya asbab tidak menjanjikan kewujudan akibat.takut-takut diri bergantung dengan ilmu yang picisan nie untuk menjawab soalan exam sedangkan Allah kalau Dia nak bagi tak ingat, baca banyak mana pun tak dapat jawab jugak.

nak dijadikan cerita harini punya soalan.. hoho sekerat dua je yang aku pernah dengar terms dia.jadinya jenuh la memikir dan recall balik apa yang pernah belajar, baca atau dengar selama nie.(Jangan tiru aksi ini!)sepanjang peperiksaan dijalankan cikgu(postgraduate student) yang jaga exam tu 2 kali jenguk answer paper aku.(ku ingatkan dia tengok orang depan punya paper.sekali dah nak habis exam baru tahu yang selama nie dia usha paper ku.ohhoo..malu~)
5 min before masa tamat he came to me.waktu tu ku tengah pikir jawapan untuk last question yang akhirnya aku tinggal je sebab tak dapat jawab.he came and asked.

-"You finished answer all the questions?"
--"err...yes sir."(bohong.huhu)
-"I saw you didn't write much.You don't remember or you don't know?"
--*klipop.klipop*I don't know the answer, sir"
-"Then why don't you ask?we have interns here."
--*klipop.klipop*
-"It's okay."(sambil cuba senyum.bagi semangat mungkin.takpun cuba redha dengan perangai UG sorang nie)
--*dalam hati*(This is my battle, sir.Takkan nak harapkan orang lain dalam battle sendiri??Lagi pula yang ku inginkan keberkahan dalam urusanku.Apa guna beroleh kejayaan tanpa keberkahan?!)
*tahan air mata*

lantas selepas perbualan tu, aku keluar dari dewan peperiksaan.mengharapkan redha tuhan atas tindakanku.

dalam hidup, bila dunia menjadi tujuan takkan pernah iman itu menang.iman bukan dijadikan panduan tapi digunakan sebagai tunggangan.melangkah tanpa batasan dosa dan pahala.umpama tidak punya tuhan.umpama tak tahu pembalasan.

aku bukan malaikat.ada juga rasa untuk bertanya bila tak tahu.tapi hanya disimpan dan ditelan semula niat itu kerna aku cuma ingin berlaku jujur pada tuhan.mengharap dipandang walau amal cuma ringan.

kumulakan dengan bismillah
takkan kuakhiri dengan jadah
hanya kerna sebuah serakah
takkan ku tumbangkan iman yang sececah

"And those who strive for Us - We will surely guide them to Our ways. And indeed, Allah is with the doers of good."
(al ankabut 29:69)
dan aku yakin dengan janji Tuhanku!

wallahua'lam.

24 September 2015, 18:37, BM

**Nikmatz**

bismillah..

dengan nama Allah tuhan pemberi nikmat.

exam prelim baru bermula.dan sebagai seorang pelajar tahun akhir, prelim umpama momok bagiku(sebab kalau tak lepas cut off time prelim aku tak boleh ambil final exam)tapi tader la momok sangat sebab sebagai seorang muslim aku yakin ada kuasa tuhan di atas semua perkara yang berlaku dalam dunia.

seminggu nie kecoh di muka buku gambar seorang pakcik tua yang di rosakkan typewriter nya,satu-satunya sumber mata pencariannya untuk diri dan keluarga.aku tak tahu sangat kisah pakcik tu, ataupun apa yang berlaku sesudah berita itu menjadi viral sebab aku sendiri tak cukup kekuatan untuk baca berita yang macam tu.(asal tengok gambar je dah bergenang air mata apatah lagi kalau baca thoroughly the story of the pakcik).makanya aku memilih untuk scroll je wall fb ku tanpa mengikuti dengan lebih lanjut kisah pakcik malang itu.cukup sekadar gambar yang berbicara disertai segaris tajuk yang lantas bila membacanya terus membuatkan ku rasa .............

demikian juga yang berlaku bila aku melewati stesen-stesen tol di india.kelihatan penjaja-penjaja menjenguk dari satu kenderaan ke kenderaan yang lain untuk menjual bahan dagangan mereka.ada keropok, bunga, strawberi(kalau tiba musimnya), jambu, dan sebagainya.bukan untuk bertindak sombong, cuma hati kecilku tak sanggup untuk melihat situasi seperti itu, apatah lagi bila yang menjualnya adalah pakcik tua seperti kisah pakcik typewriter di atas.lantas bila kereta atau bas yang aku naiki melewati kawasan tol aku akan berpura tidur kerna tak sanggup untuk menolak dan menggelengkan kepala pada penjual-penjual tersebut.ya memang seharusnya aku berbangga kerna mereka sudah mahu berusaha dengan gigih, dengan cara yang halal untuk menafkahi keluarga mereka tapi aku cuma insan biasa yang terlebih sensitif bila  perkara-perkara macam tu berlaku depan mataku.

antara perkara yang bermain dibenakku bila aku melihat peristiwa seperti ini..
apakah akan seperti ini lagi bila islam yang memerintah?
apa sebenarnya yang berlaku bila islam menjadi ustaziatul alam pada zaman abasiyah dahulu?
apakah ada peristiwa seperti di atas bila islam menjadi rujukan?
bagaimana dahulu seorang khalifah memerintah seluruh dunia?
bagaimana rasanya dipimpin oleh mereka yang amanah pada tugasnya?

aku tak punya jawapan.
sekadar berteka-teki.
cuma meyakini ISLAM ADALAH RAHMATAN LIL ALAMIN.

bukan mudah untuk redha dengan tuhan bila yang terjadi tidak seperti yang diharapkan.
tapi bilamana melihat struggle orang yang lagi susah dari kita, waktu tu akan rasa malu dengan tuhan kerna tak mampu mensyukuri kurniaanNya

Allah..
jangan pernah putus asa denganku.
kerna aku juga sedang belajar untuk tidak berputus asa denganMu.

**sekadar meluahkan apa yang terbuku di hati.contengan yang sebenar contengan.

wallahua'lam.

21 September 2015, 18;00, bumi maududi