7 POD

Bismillah.

Dengan nama Allah Yang Mengajar manusia.

Here comes my last posting as intern.OBG.(Obstetrics & Gynaecology). Pengalaman dan cerita dari interns yang finished their posting in department nie memang sedikit sebanyak mempengaruhi mindsetku .( drama tak??haha) Especially bila yang diceritakan kebanyakannya adalah ‘ ketidak-best an’ when posted there. Haha. Aku memang literally keep reminding myself and my co-interns untuk stay positive despite cerita-cerita tak berapa nak best yang selalu muncul.

Ok.done with intro.here comes the story.

Pepagi sebelum pergi ward atau OPD(out-patient department), interns are supposed to go to the department and settle kan all the fake files.Sepatutnya tak perlu pun ikut ward round sebab bak kata semua interns sebelum nie, HOD memang tak nak tengok interns kat dalam ward especially during his round.so bebudak ward biasanya akan datang kerja after ward round finish. But there was one day HOD suruh interns follow his round.We all were like......”What????”. we left the files works and rushed to the ward and literally joined the round.There were only 2 of us, out of 4. Nak dijadikan cerita there was 1 patient with history of hysterectomy(removal of uterus) done i think few days ago. After attended the patient, sir looked at me and asked,

“ When do we remove LSCS(lower segment caeserian section) or hysterectomy’s suture?”
And i was like......cepat ingat bila kakngah remove suture LSCS dia!(my sis done lscs for her previous pregnancy).tapi end up tak ingat pun.
“ err...after 2 weeks??”more like a question compare to an answer.sambil pandang PG.
Then he replied..
“ Good! How long you’ve been posted here?”
Aku dengan rasa yakin tak yakin dengan the so-called ‘pujian’ pun jawablah, “ Almost 2 weeks, sir.”
“ Almost 2 weeks and you don’t know when we remove the suture?”
Ok. Time tu aku tahu yang ' good’ he said just now was just sarcasm.oh god!(facepalm).
And he started membebel pasal intern tak tahu bila kita remove suture,bila kita discharge patient, korang tak belajar pape waktu internship, intern patut belajar withdraw blood, buat suture, remove suture etc2.
Aku menjawab mempertahankan diri.”I did all that,sir. But not in this posting.”
Then he like..”Not in this posting?ok”. Pastu he continued with the round sambil terangkan things kat PG student dia, sambil dia pandang kitorang berdua.Dalam hati aku dah membebal dah.haha.typical reaction bila kena bashed dengan cikgu.haha.It becomes a habit dah though i know it’s not good.(my bad~)

Then aku berazam nak tanya my PGs lah bila diorang remove the suture tu.After that i went to ward to finish some register there, otherwise nanti kena marah pulak.had to fill the discharge dates and diagnosis for the discharged patients for obs cases.We’ve been doing that since 1st day of posting and we did that blindly just to finish it.and that day tergerak hati nak tengok the doctor’s order for 1 patient of LSCS.
‘7 POD(Post operative Day)
- Suture removed.
- Bla bla bla’
Then i was like...
“ Mengapa aku tak pernah check orders selama nie? Mengapakah???”

Then i realized that bila kita buat sesuatu yang pada kita simple,tak bererti buat kita, kita tend to buat sekadar nak siapkan, buat sekadar nak puaskan hati orang lain, seperti melepaskan batuk di tangga tanpa sedar setiap apa yang kita lakukan sebenarnya membina sesuatu dalam diri kita dan memberi kesan pada manusia sekeliling.

Like what happened to me. I thought that the register filling work won’t give me anything, won’t teach me anything, but actually it does.Cuma diri sendiri tak pernah mencari. After all it’s actually depends on us how we see things, how we percieve things and we going to make it beneficial to us.

“ Dan mengapa tidak ada ( penduduk ) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka ( kaum Yunus itu ), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.”
(Surah Yunus 10:98)

Sekadar tadabbur diri semasa last usrah.

Sebuah kisah istimewa yang terpatri dalam al-quran.
Tentang satu kaum yang menolak seruan nabi yang diutus Allah pada mereka, lantas dijanjikan Tuhan untuk diazab kerana kekafiran mereka, hingga sang nabi berputus asa untuk terus diuji sedemikian rupa dan akhirnya membawa diri walau belum sampai masa.sepanjang pemergian sang nabi yang berputus asa, mereka kembali memikirkan tentang seruan keimanan tersebut dan akhirnya memilih jalan tauhid sebagai pegangan hidup hingga dengan itu Allah menarik semula janjiNya untuk mengazab kaum tersebut seperti termaktub dalam surah Yunus ayat 98 yang menyatakan bahawa keimanan kaum nabi Yunus akhirnya memberi manfaat besar kepada mereka kerna nikmat apa lagi yang kita umat yang berdosa ini ingin dambakan dari Tuhan yang maha perkasa selain diselamatkan dari azab dan siksa serta kemurkaanNya.Ternyata keimanan mereka benar menyelamatkan mereka.

Lantas,
Bagaimana pula dengan keimanan kita?
Saat kita memandang remeh pada setiap amal-amal kita kerna merasakan itu tidak akan membuahkan apa-apa, tidak akan membantu meninggikan tingkat keimanan kita, sedang amal itu ternyata sebenarnya mampu memberi impak yang sangat besar pada kehidupan kita, pada tingkat iman kita meski amal itu cuma picisan pada pandangan kita.
Setiap amal kebaikan biarpun sebesar zarah sebenarnya menjemput redha Allah pada kita. Kerna itu, biarpun terpaksa bermujahadah untuk amal yang sedikit, jangan pernah malu dan menyia-nyiakannya.Mungkin itu tiket yang Allah bagi untuk merebut naungan di hari yang tiada lagi naungan selain naunganNya.


Apa kita tidak mahu amal kita menghasilkan iman yang akhirnya bermanfaat pada kita?

Tepuk dada tanya iman.


Wallahua'lam.

4 December 2016, 11:55 am, BM

(Ps: seminggu dah aku tulis, baru dapat post hari nie.

E.N.J.O.Y.

Bismillah

Dengan nama Allah maha memberkati usaha hambaNya.

Today is our last day in medicine posting ( kalau betul tak kena ganti lagi 12 hari yang ditinggalkan sebab balik malaysia).we were doing some works like usual, isi coming morning forms for investigations, filling the discharge cards, etc etc. Together with us ada sorang Junior Resident(JR) doing the same things like us. Macam biasa sembang-sembang kejap, tanya soalan mana yang tak faham, making jokes and sometime masing-masing senyap buat kerja masing-masing.and suddenly dia buka mulut and said ‘ it’s not only about sincerity but you really enjoy the works’. And i realised that that’s what we were doing for the past 8 months of internship. Me and the other two malaysian co-intern really set our mind to enjoy whatever works they giving to us.tak kesah lah department mana pun. Kitorang pernah kena suruh datang ke ward at night just to finish PGs fake files till midnight.pernah kena tahan kat ward jugak sebab kena siapkan register book dari tahun 2014. and everyday kena isi fake register kat OPD ( out patient department) dan banyak lagi la kalau nak di list kan kat sini.but things yang buat kitorang tak terlalu stress adalah we tried to enjoy the moment tak kesah lah kerja apa sekalipun. If some people thinks that they don’t like this department or that posting or apa-apa je i memang suruh diorang try to enjoy it whatever kerja diorang dapat.i hope its really worked for them so that they won’t feel bored or tak puas hati dengan sesiapa sepanjang posting.

Personally memang tak perasan pun part enjoy the works in medicine tu sampailah bila the JR said like that.sebab kalau ikutkan kitorang bukan buat procedure pun walaupun balik lambat almost everyday...99.5% adalah paper works but still susah sangat nak rasa stress unless ada some nurse yang memang buat orang rasa nak mengucap panjang.astaghfirullah..

Because the keyword adalah ENJOY THE WORK. Enjoy whatever you are doing. Try to be happy with it. Lakukan dengan cinta dan pasti tiada keberatan dalam pekerjaan.

Sama macam kerja dakwah dan tarbiyah.
Kita rasa berat kerna mungkin belum cukup cinta untuk berbuat dakwah tu.
Kita rasa berat mungkin kerna belum cukup menikmati moment-moment yang susah tu.
Kita rasa berat kerna mungkin sering mengharapkan cuma yang indah-indah di sepanjang perjalanan.
Tanpa sedar yang mendidik kebanyakannya kesusahan.
Yang mengajar kesabaran adalah keletihan.
Yang memupuk kekentalan jiwa adalah kelelahan.
Yang mencungkil dari dalam diri adalah rasa ketidak mampuan.
Bila berbuat sesuatu we want it to be done as perfect as we can.
And in life apa yang dilakukan itulah yang akan dibawa jumpa Tuhan.
Namun takkan mampu berbuat sedemikian bila tiada CINTA dalam setiap langkah kita.
Untuk apa?
Cintalah yang akan membuatkan kita melakukan yang terbaik demi Tuhan.



" Untuk ( kemenangan) serupa ini, hendaklah bermal orang-orang yang mampu beramal"
(As-Shoffat 37:61)


wallahua'lam

3 September 2016, 1:29 am, BM

AKU BAKAL DOKTOR

bismillah.

dengan nama Allah maha mengurus segala sesuatu.

hari ini saya agak kepenatan.kalau letak kepala kat atas bantal sekarang kompem dah lelap.
medicine posting yang awalnya membosankan ternyata sekarang kelihatan berbeza.i kinda enjoy this posting finally.missed almost 2 weeks for this posting.hope to get it done before balik for good nanti.taknak berhutang bak kata sorang kawan.yela..kan dapat gaji.dan of course keberkatan yang dicari apatah lagi bila benda tu masuk jadi darah daging.2 more weeks to go and i started missing it.haha.boleh kena bahan kalau kengkawan tahu.huhu.:P

alkisah, seminggu nie all the junior residents(JR) won't be around from 9 to 5. so the wards,icus, and opds all will be run by their seniors(SR & CR) and of course interns pun kena kerah sekali.haha.naseb badan~it's my first major postings but kena run the wards alone.ce bayangkan.but yet thing yang menarik adalah seniors really trust us to handle everthings.i remember yesterday i screwed all my JR's works.non of the work is done.haha.so today he briefed me everything regarding works to be done.he made sure i noted down all the works.so did my senior resident.actually it's pretty fun sebab rasa macam kita capable untuk buat semua benda tu walaupun sebelum nie rasa macam tak mampu.
" this patient need to issue blood for him and do BT CT(bleeding time clotting time)"
" these 3 patient's discharge cards should be completed.BUD(bill up to date) + Discharge"
" this patient repeat ecg and get 2D echo done"
" this patient make sure to put src(simple rubber catheter), get the blood sample and send to biochem etc,etc"
" this patient need psychiatry consultation in opd"
" please trace this and this report"
and more....
kelam kabut mencatat semua yang disebut.pagi-pagi datang kerja dah adrenaline rush.haha...al maklumlah baru first time.kuakuakua.penat.seriously penat.tu baru satu ward.nasib baik ward lagi satu tader apa sangat nak buat.tu pun 4 discharge cards kena settle.and thank god i have colleague yang tolong settlekan all the discharge cards.alhamdulillah.luckily she came today.
so tadi memang berhempas pulas settled kn everything mana yang mampu(sebab kawan sorang lagi kena stay icu) sebelum my JR balik ward.(kalau tak memang kantoi tak boleh nak handle things).i even skipped my lunch tadi sebab tak sempat langsung nak balik hostel.
yang lawak adalah bila semua your residents berebut interns.haha.serious rasa nak gelak.tapi rasa diperlukan.hahahahah...

i'm gonna experience all these bila dah start housemanship nanti.part kena berjalan ke hulu ke hilir, all works has to be done by yourself before round, makanan tengahari hanya sempat dijamah waktu dinner time, berjalan macam zombie, panjat katil jauh sekali(haha) dan sebagainya.sama je. kecuali part tak kena marah.cause here all the works you have to do is not exactly your own workload.kerja residents but we need to help them.so residents takkan marah kalau kerja dia bagi kita tak dapat nak siapkan on time, dan sebagainya. sebab internship adalah waktu kita belajar.you don't hold the responsibilities directly on you.tapi berbeza dengan HO.
so harini i learnt how to handle our works properly(walaupun kelam kabut jugak tadi). and i really proud of myself sebab still lagi dapat bertahan ( tak tidur lagi.haha :D) even sebenarnya dah tak larat. and i learnt to be responsible on my doings.lesson learnt.thanks Allah for giving me chances to experience all these.and 3 more days to go before the JRs done with their so-called-lecture.huhu.hope to be more patient and learn many more things.

tapi.....

allah itu
sentiasa sibuk
dengan urusan siang di satu belahan bumi
dan urusan malam di seberang sana
tapi tak satu pun yang terlepas dari pandangan
tak satu pun yang tak kedengaran
tak satu pun yang dipinggirkan
saat mengatur satu urusan mencurahkan rezeki
masih lagi sudi mendengar keluh kesah sang hamba yang merintih di malam hari di sebelah sana
dan kita manusia
dengan segala keterbatasan mencuba sedaya mampu mengatur apa yang di tangan
dan kita tahu kita takkan mampu
jangankan berdiri
berkelip mata juga bila tak diizinkan takkan mampu melawan
dalam urusan kita dengan manusia ada urusan tuhan di tengahnya
bila dirasakan susah, yang memungkinkan adalah tertahan oleh tuhan
ingin didengar kita meminta
ingin didengar kita merayu
mintalah dan kau takkan kecewa
merayulah jangan ragu
kerna tuhan itu rindu
dicariNya siapa yang tergagau
untuk dicurah rasa bahagia punya tuhan

“ Allah, tidak ada Tuhan ( yang berhak disembah) melainkan Dia Yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus ( makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur, Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar.” 
(al-Baqarah 2:255)

gambar hiasan


alhamdulillah.all praise to Allah.

wallahua'lam.


10 August 2016,10:57 pm, BM

We Are What We See, Agree?

Bismillah.

Dengan nama Allah yang maha pemurah maha pemberi.

I watched 1 Indon movie just now, "bulan terbelah di langit amerika" and always wonder kenapa Indon selalu boleh buat cerita yang memang spark people, yang ada mesej best 'luar' dan 'dalam'. I don't say malaysia tak mampu buat cuma mungkin kita perlukan penulis cerita, pengarah, producer, penulis scripts dan crew perfileman yang lebih jelas fikrahnya dan berani mempertaruhkan segalanya untuk menghasilkan filem atau drama sebegitu.Not all films dan drama malaysia kurang kualitinya dan bukan semua cerita tanah jiran begitu bagus nilainya. masing-masing punya kekuatan dan kelemahan masing-masing. I was thinking and thinking and thinking, and i'm still thinking WHY.

Dunia perfileman.
I don't know much about it till i watched 1 Singaporean drama (chinese drama) and honestly saya rasa drama nie lagi berkualiti dari drama yang dipertontonkan pada rakyat malaysia dari stesen-stesen tv yang ada di negara kita.(terutama drama tv3 pukul 7)haha. No offense. But that's the truth. Saya tak mampu nak deny. Yang tercari-cari drama melayu yang berkualiti (tidak hanya menyentuh soal cinta antara seorang pria dan wanita) i would rather suggest them to watch cerita cina zaman 15-20 tahun lepas. seriously!
Jujur saya sangat suka cerita singapore yang satu nie. Banyak meng'expose' saya tentang dunia perfileman.How the crews work, macam mana pelakon penat ulang skrip yang sama(sebab kena shoot dari sudut yang berbeza), macam mana sukarnya menulis skrip, beza mengarang cerita dengan menulis skrip, how the pengarang kena put themselves in character's shoe (tambah kalau opposite jantina punya watak.sorang dari mars sorang dari venus), pengarah yang kadang nak kena ajar artis macam mana nak melakonkan watak, stunning action, mekap,  etc etc etc. Its complicated. Jangan pernah rasa kerja kita susah berbanding orang lain. Teringat ada satu gambar nie,


gambar hiasan

In fact, everything ada susah dan senangnya. Ce suruh budak medic jaga lighting untuk pembikinan filem, sure diowg pun akan kata susah. Bukan senang taw. Nak cari angle sesuai untuk selfie pun susah. Me as a medic student pun still rasa love tu more complicated.Indeed.haha.

Ok.kembali pada dunia perfileman. 
Kita memerlukan bakat-bakat yang lebih berpandangan jauh dalam menentukan hala tuju dunia perfileman kita. Kerana hampir semua rakyat dunia menonton televisyen di masa lapang mereka, kalau yang dihidangkan cuma air bicarbonate, yang didapat cuma gula yang berlebihan yang akhirnya bisa menyebabkan diabetis. You know what i mean. Saya tahu tak mudah, but it never impossible. Banyak individu dan kumpulan yang saya lihat sedang berusaha ke arah itu. Malah mendapat sambutan hebat kebanyakan netizen. It's great to know ada bakat muda yang berjuang untuk membuat dunia perfileman kita menjadi lebih baik. I learnt lotsssss bila tonton movie or drama, terutama tentang general knowledge.
yang.. Axe historique di Paris menghadap ke arah timur, iaitu kaabah
yang..kentucky adalah nama tempat di amerika
yang..The flower that blooms in adversity is the rarest and most beautiful of all
yang..there is no secret ingredient.It's just you
yang..there was Chernobyl disaster in  Chernobyl Nuclear Power Plant
yang..cinta itu tanggungjawab
yang..macam-macam lagi lah~~
Saya takkan dapat apa-apa kalau yang ditonton cuma cerita CEO syarikat muda yang penuh ego jatuh cinta pada perempuan yang dahulunya dibenci dan yang seumpama dengannya.

Intinya, mentaliti kita terbina dari apa yang kita dengar, lihat dan baca. Kerna itu saya menyeru pada semua yang berbakat dalam apa jua bidang terutama bidang hiburan untuk tampil memberikan nafas baru pada dunia hiburan kita agar generasi masa depan yang sedang dibentuk sekarang adalah generasi yang punya fikrah islamiyah yang mantap, yang punya wawasan tinggi untuk menaikkan martabat islam yang dipercayainya.

"Majulah dunia perfileman untuk Islam"

sekadar tulisan insan yang inginkan perubahan dalam dunia hiburan tanah air dan dunia keseluruhannya.

wallahua'lam.

30 September 2016, 1:28am, BM

Kabus Tebal Di Hadapan



ada kabus tebal di hadapan
ada segelintir yang ternanti-nanti apakah sebenarnya yang tersembunyi sebalik kabus itu
namun
terlebih sering orang banyak merasa risau
seperti hilang arah 
bahana apa sebenarnya yang menanti
menunggu masa untuk membaham mangsa
menunggu peluang untuk menerjah
menunggu ruang untuk beraksi
ada pula insan-insan lainnya
yang merasa kenapa perlu risau, mengapa perlu terlalu ghairah
yang dihadapan tetap perlu ditempuh
tinggal menanti apa yang bakal menjelmakan diri
ada juga yang merasakan kesemuanya
seperti itu reaksi kita
pada masa depan yang akan kita jalani
tak sabar itu lumrah
dan perasaan lainnya adalah fitrah
jabat dan jalani 
sebagai bukti ketaatan hamba pada tuannya
pabila takut,berharaplah
bila lapang,bersyukurlah
kerna bagi tiap-tiap mukmin sabar itu seperti kad undangan
yang mengundang tamu yang sudah pasti akan hadir 
tamu itu redhanya Allah



wallahua'lam


26 July 2016, 6:36am, BM

"NO PRESSURE NO DIAMONDS"

Bismillah.

Dengan nama Allah yang maha kuat dan pemberi kekuatan.

Alhamdulillah.alhamdulillah.alhamdulillah.

Just finished my ophthalmology posting.i did replacement for that posting sebab tarikh on schedule i went back to Malaysia.nak cerita sikit pasal ophthal posting.huu..pertama:dah ada bad mindset dari kawan yang dah habis posting tu.kedua:we interns can’t do procedures which were actually intern’s jobs like checking IOP by tonometry(tekanan dalam bola mata), sac syringing etc etc.(undang-undang baru gamaknya).ketiga:i need to communicate directly with patients.(yang nie memang stress tahap cacing bawah tanah)sbb memang jenis tak suka communicate dengan orang yang tak dikenali even sampai sekarang pun stress bila kena pergi kaunter stesen minyak untuk bayar isi minyak,kena bayar barang kat kaunter kedai etc etc.ok tu memang agak mengada but that is the reality.memang jenis macam tu.

Ok, back to posting story..
So berdasarkan sebab-sebab yang telah dinyatakan, inilah posting pertama dalam sejarah yang i memang dah countdown bila nak habis dari hari pertama posting.dahsyat kan??felt like time flew soooooo slow.but day by day i kept doing the routine job during the posting.luckily my postingmates that time boleh tahan la best.boleh kata satu kepala.we talked lots during leisure time.(sebab kawan yang ku kenal)oh..1 thing intern kena buat sepanjang hari kat posting adalah ambil history patient.hari pertama aku memang refused ambil patients.sebab 1:tak reti local language.2:malas nk cakap sebab nanti tahu je yang ku memang takkan paham bila patient cakap balik.huhu.Tapi nak ditaqdirkan memang kena jugak ambil patient sebab nanti kena marah kalau tak buat kerja.so aku pun ambil history patient.terkial-kial lidah bila nak tanya soalan,berpinar-pinar otak nak try faham bila patient jawab soalan aku.aku tanya guna 2 words patients balas habis satu perenggan karangan.pastu mula cari kawan tempe untuk translate.mana tak stress!haha.tapi as people say “practices make perfect”.and it’s always proven.as time passed by aku dah boleh tanya dengan lancar soalan-soalan tu(btw, solan yang sama je kena tanya kat setiap patients,so memang senang la.haha) and dah boleh faham sedikit sebanyak bila patients jawab balik.

And meanwhile aku tengah buat posting ophthal aku pergi menyibuk jugak dengan casualty after opd time habis.one day ada 1 case.suspected fracture of wrist based on history and clinical findings.xray wrist done.so aku pun bukak la xray tu.cikgu suruh detect kat mana fracture site.dah nampak something wrong kat distal end of radius.and matched with the clinical finding tapi still tak yakin.after about 2-3 min baru rasa yakin sikit nak tunjuk kat cikgu kat mana fracture site tu.and sarcastically he replied, “You manage to know the site so early.....after 30 min!” i was like.....(what???)

Sometimes...ok.most of the time, kita being too defensive sebab kita tak tahu,sebab kita tak yakin, sebab kita tak pernah buat, sebab,sebab,dan sebab.but know 1 thing, kita manusia.human were not born perfect, and never meant to be perfect throughout our lives. That’s why we are human. Masa  kecil, kita tak pernah tahu macam mana sebenarnya dunia luar dari rahim ibu kita, tapi kita fought untuk keluar ke dunia. Masa baby kita tak pandai jalan, tapi kita tried.tried to walk eventhough we fell hundreds times.we keep trying and trying and trying.walaupun kita tak tahu pun kita dah ready atau belum untuk jatuh,untuk sakit,untuk menangis kerna luka. It’s a process.
Dan macam mana fizikal kita membesar mengalami proses tumbesaran, macam tu jugak personality kita,perasaan-perasaan kita, pemikiran-pemikiran kita.dan ada certain things yang kita kena learn.belajar untuk dewasa, baik dalam kehidupan peribadi mahupun dalam dnt.

Tak perlu takut kalau salah.tak perlu risau bila tak tahu.Belajarlah dari pengalaman silam, dari kisah mereka yang telah melewati sesuatu jalan, dari kesilapan-kesilapan lalu, dan dari mereka sekelilingmu. Ada ‘tangan’ di atas sana yang sedang mengatur perjalanan hidup dan perjalanan tarbiyahmu. Just keep on walking and believe in HIM.

Be brave!

Be confident!

And you will survived!
oh.ini sungguh dalam!

Ps::walaupun tu posting yang ku tak berapa suka,tapi seriously i enjoyed it.i learnt lots back there.
Pss::Benarlah..tarbiyah Allah ada saja di mana-mana,tinggal kita ingin membuka mata dan mengisinya ke dalam hati atau melepaskan ia pergi tanpa ada kesal dalam hati.You choose!

#internslife


Wallahua’lam.

25 May 2016, 1:25am, BM

Suture ku Yang Pertama

Bismillah.

Dengan nama Tuhan yang maha memberi.

Tunggu punya tunggu punya tunggu, lama.. baru boleh buat suture. 2minggu posting and 2nd last day baru dapat,itu pun tunggu smpai malam (after opd tutup) baru dapat.
Sbb kena depends on case.biasanye RTA,
And depends on cikgu jugak..kalau cikgu baik,dia akan ajar dengan baik,tp kalau tak habislah kena perli,marah bagai.(kena pekakkan telinga)
Tapi sebab casualty..any procedure they have to teach intern how to do it.

And that night I did my first suture.4 sutures.after seeing 3 cikgu ajar,then finally I got confidence to do it.

We got to stay for longer time at casualty.Berharap tapi tak terlalu mengharap.
Alhamdulillah dapat jgk..

Most of da time in our lives we want our wishes to be fulfilled.our dreams come true.but things are not gonna happen unless we sacrifice from our side.
Nak beli iPhone 6s,kena jimat duit,kumpul duit,cut perbelanjaan yg tak berapa nak penting,buat bisnes sket2 untuk kumpul duit.makan masa berbulan jugak baru boleh beli.

Nak siapkan assignments, thesis, research sometimes kena korbankan masa tidur,tidur lambat, kena cari banyak bahan rujukan, kena marah ngan supervisor setiap kali presentation ada je yang tak kena,  kena korbankan masa lapang yang ada,kadang cuti tak dapat balik kampung etc..we willing to do everything asalkan thesis,assignments tu semua siap.

Sama jugak dalam hidup kita,aim nak masuk syurga jumpa Allah,nak lepak dengan nabi dan para sahabat,nak minum air sungai susu dan mad'u dan sebagainya.tapi nak dapat semua tu bukannya free,ada pengorbanan yang harus dilakukan,ada sesuatu yang perlu dikorbankan,ada darah yang harus dititiskan(ok yang nie over).

In order to achieve something, ada benda yang perlu kita korbankan.
Andai syahid satu-satunya jalan menuju syurga,apakah kita bersedia berkorban menempuhinya???




-Gambar suture-


9:27pm, 22/4/16,highway NH-4