Dewasakah sudah?

Bismillah...

Dengan nama Allah yang maha memegang masa..

Allahu Allah...
My last post was in May.Only Allah knows how i miss writing here.Tapi sibuk benar-benar membatasi niat hati yang melonjak-lonjak mahu mencoret sesuatu.Dan alhamdulillah Allah memberi diri ini masa dan kesempatan di pagi-pagi buta nie untuk melepaskan kerinduan yang teramat di halaman blog tercinta.

Alhamdulillah thumma Alhamdulillah thumma Alhamdulillah thumma

Lately, terasa macam diri nie dewasa sangat.Masih lagi berlayar dikotak memori saat-saat riang gembira suka dan duka masa sekolah rendah.juga kenangan-kenangan indah zaman meningkat remaja di sekolah menengah.Waktu tu ingat lagi saya pernah bertanya pada diri, "eh..sempat ke nak ambil spm ek?macam takkan sempat je.". Pastu bila dah selesai spm tertanya pula, "aku nie mesti tak sempat tengok result nie.lama lagi kot nak keluar result". Pastu bila dah keluar result semua dan tengah buat prep kat kolej persediaan, "macam tak sempat rasanya nak fly nie.2 tahun tu lama kot". Dan alhamdulillah Allah bagi kesempatan untuk diri ini lalui semua saat yang terasa macam quite impossible sebab rasa macam lama sangat masa tu nak berlalu.Tuptup dah fly and i'm half way done with my mbbs course.Almost half actually.Bila menoleh kembali kebelakang,terasa masa itu sangat pantas berlalu.Dan umur pun dah 22.

Kata orang, kita akan lebih bertanggungjawab bila mana kita memegang tanggungjawab.And it's true indeed.Bila diri sendiri merasainya,merasai yang sangat banyak tanggungjawab yang terpikul samaada yang dipilih untuk dipikul atau 'terpikul' atas sebab-sebab tertentu but thing for sure adalah Allah had choose them all for me.The best,no doubt.Dan tanggungjawab itu benar mendewasakan diri ini.mengajar diri ini untuk berfikir secara kreatif dan kritis dalam menjalani kehidupan yang semakin mencabar nie.Dan ia benar-benar mendewasakan.Sebab tu saya rasa dewasa.Zaman remaja itu cuma sekali, mengapa ingin dibazirkan dengan sesuatu yang tidak mampu mendekatkan diri kepadaNya?Thing worth to be ponder.

But above all, hanya Allah yang tahu betapa diri ini sangat berhajat untuk benar dewasa dalam DnT.It ain't easy.But never impossible.Dan untuk itu pengalaman takkan pernah mengecewakan bilamana kita benar ingin 'masak' dan 'matang' dalam jalan ini.Ya pengalaman itu..........takkan mengecewakan.takkan pernah mengecewakan.dan saya dewasa dengannya..

Bertatih atas jalan ini terkadang menimbulkan rasa cemburu pada mereka-mereka yang telah lama berlari berkejar-kejaran menyambut seruan sang Ilahi.Tidak dinafikan setiap dari kita punya waktu 'masak' dan 'ranum' yang tersendiri untuk benar-benar dewasa dalam jalan tarbiyah.Tapi terkadang rasa, "lambat beno la haa nak masak!".Namun ketahuilah Allah telah pun menetapkan masanya untuk kita masak dan akhirnya bersama-sama lejen-lejen DnT yang lain.Cuma kita lah yang perlu melapangkan hati selapang-lapangnya agar kita mampu menerima segala tarbiyah direct dariNya.Kerna Allah adalah sebaik-baik pendidik.Our murabbi murabbiah might not be with us all the time but Allah is always there for us.Dan tiada yang lebih berharga selain mendapat sentuhan secara langsung dari Allah.Sentuhan cinta dari sang pemilik cinta.Dan sentuhan itu terasa membahagiakan bilamana hati kita cukup lapang untuk menerimanya dan jiwa kita cukup rindu untuk menemuiNya.

Selalu..sentuhan itu terasa menyakitkan, namun itulah yang mendewasakan kita.Dia lebih tahu cara untuk mematangkan kita dalam perjalanan kita menujuNya.Maka untuk itu duhai ikhwah akhawatku, berlapang dada lah dengan Tuhanmu.Terimalah segala butir mutiara tarbiyah yang dikirimkanNya dengan penuh rasa cinta biarpun terkadang perit itu terasa.

"Kerna DnT telah ku pilih, lalu ia setia ku kasih"-ukhti.


wallahua'lam..

29 Oct 2013, 2:40 am, BM

p/s:bila dah umur meningkat dewasa, mulalah soalan-soalan pelik muncul dari bicara orang-orang tua.sabo je la ye orang-orang tua! =)