ujian itu tarbiyah

Setiap manusia pasti akan diuji

Namun kebanyakan kita tidak sedar

Kerna ujian tidak hanya berbentuk musibah, penderitaan, kesedihan, bencana dan sebagainya

Malah kesenangan, kejayaan, serta kemewahan juga satu bentuk ujian yang Allah ciptakan untuk kita

Tetapi kebanyakan kita lupa atau mungkin tidak pernah tahu hakikat tersebut

Seperti firmanNya..

“Sesungguhnya Kami telah menjadikan apa yang ada di bumisebagai perhiasan baginya, untuk kami menguji mereka, siapakah di antaranya yang terbaik perbuatannya”
(alkahf 18:7)

Allah telah menyatakan bahawa setiap yang ada di bumi adalah ujian untuk kita

Boleh dikatakan bahawa kita, manusia diciptakan untukdiuji

Dan ditapis untuk melihat siapakah yang terhebat antara kita

Kalau nak masuk akademi fantasia kena pergi ujibakat..

Kalau nak jadi pelawak pun kena masuk raja lawak

Bukan itu saja..dah dinobatkan jadi raja lawak pun still kena compete untuk jadi maharaja lawak

Haa...betapa kita menjadi sangat choosy bilamana ingin memilih pemenang

Sebab ganjaran bagi insan-insan terpilih itu sangat lumayan

So syarat pun kenalah sangat strict dan sangat mencabar

Begitu juga dengan syarat-syarat yang Allah dah gariskan

Hanya yang hebat dan hebat sahaja yang akan menjadi pemenang dalam permainan dunia

Kerna kalau nak dibandingkan dengan nikmat di dunia

Sudah tentu sama sekali tidak dapat menandingi nikmat yang menanti bagi pemenang-pemenang di akhirat kelak

Nabi pernah bersabda,

Allah menjadikan rahmat itu seratus bagian, yang sembilan puluh sembilan Ia tahan di sisiNya dan yang satu bagian Ia turunkan ke permukaan bumi.Dari satu bagian itulah semua makhluk berkasih sayang sehingga binatang itu mengangkat kakinya kerana khuatir kalau-kalau menginjak anaknya’
(hadis riwayat Bukhari dan Muslim)

Betapa banyaknya nikmat yang kita dapat selama hidup di muka bumi ini

Namun jangan kita lupa bahawa lebih banyak nikmat yang disimpan untuk kita nikmati di akhirat nanti

Bukan calang-calang orang yang ditaqdirkan untuk dapat nikmat lagi ‘99’ bagian tu

Oleh itu pemilihan yang akan dibuat semestinya sangat teliti dan sangat memilih

Dan mendatangkan ujian merupakan satu cara untuk Allah lihat apakah kita hebat dan layak untuk menghuni syurgaNYA

Kerana bukan semua orang mampu menghadapi mehnah yang semakin hari semakin mencabar

Kita sering mengeluh bila ditimpa musibah

Gagal dalam peperiksaan, kehilangan insan tersayang, bencana alam, sakit, rugi dalam bisnes, dikhianati dan banyak lagi

Terkadang kita cuba untuk mempersoalkan tentang perkara tersebut

Dan semestinya Allah telah pun menjawabsegala persoalan kita
Kita bertanya : Kenapa aku diuji ?
Quran menjawab:
“Apakah manusia itu dibiarkan saja mengatakan , “Kami telah beriman, sedangkan mereka tidak diuji ? dan sesungguhnya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar, dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang berdusta."
(Surah al- Ankabut,29: 2-3)
Kita bertanya : Kenapa aku tidak dapat apa yang aku idam-idamkan ?
Quran menjawab,
“Boleh jadi kamu membenci sesuatu padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi pula kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah mengetahui sedang kamu tidak mengetahui.”
(Surah al-Baqarah,2:216)
Kita bertanya : Kenapa ujian seberat ini ?
Quran menjawab,
“Allah tidak membebani seseorang itu melainkan sesuai dengan kesanggupannya."(Surah al-Baqarah,2:286)
Kita bertanya : Kenapa mesti frust ?
Quran menjawab,
“Janganlah kamu bersikap lemah, dan janganlah pula kamu bersedih hati,padahal kamulah orang-orang yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman.”(Surah al-Imran,3:139)
Kita bertanya : Bagaimana harus aku menghadapinya ?
Quran menjawab,
“Dan mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan jalan sabar dan mengerjakan sembahyang, dan sesungguhnya sembahyang itu amat berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (Surah al-Baqarah,2:45)
Kita bertanya : Kepada siapa aku berharap?
Quran menjawab.
“…Cukuplah Allah bagiku, tidak ada Tuhan selain daripadaNya.Hanya kepadaNya aku bertawakkal.”
(Surah at-Taubah,9:129)
Kita bertanya: Apa yang aku dapat dari semua ujian ini?
Quran menjawab,
“Sesungguhnya Allah telah membeli daripada orang-orang mukmin, diri dan harta mereka dengan memberikan syurga untuk mereka.”(Surah at-Taubah,9:111)
Kita berkata : Aku sudah tidak tahan lagi !!!
Quran menjawab,
“. .dan janganlah kamu berputus asa daripada rahmat Allah.Sesungguhnya tiada berputus asa daripada rahmat Allah melainkan kaum yang kafir.(Surah Yusuf,12:87)
Kita berkata: Sampai bila aku harus merana begini ?
Quran menjawab,
“Kerana sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.”(Surah al-Insyirah, 94:5-6)

Seandainya kita amati ayat-ayat tersebut, saya yakin dan percaya jawapan-jawapan yang Allah berikan sangat-sangat bertepatan dengan persoalan kita

Ketahuilah sesungguhnya Allah itu sangat dekat dengan kita

“apabila hamba-hambaKu bertanya padamu(Muhammad) tentang Aku, sesungguhnya Aku dekat…..”
(al baqarah 2:186)

Malah lebih dekat dari urat leher kita

“dan sungguh Kami telah menciptakan manusia dan mengetahui apa yang dibisikkan oleh hatinya, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya”
(qaf 50:16)

Lihat!!
Betapa Allah tidak pernah meninggalkan kita walau sesaat. Andai ujian itu datang kembalilah sedar bahawa Allah sentiasa bersama kita.Apa yang diberi oleh Allah kepada kita semuanya ujian.Cuma kita sering lupa kesusahan dan kesenangan itu merupakan ujianNYA

Andai berat mehnah yang kita tanggung, jangan kita lupa bahwa kita ada Allah untuk bergantung.
Malah Allah sendiri meng’offer’kan diriNYA untuk dijadikan sebagai tempat kita mengadu saat tak tertanggung dugaan itu.FirmanNya dalam surah al-ikhlas,112:2)

“Allah tempat meminta segala sesuatu”

Tengok!!

Seharusnya kita bersyukur bila ditimpa ujian baik ujian berbentuk nikmat ataupun musibah kerna itu satu wadah untuk kita mendekatkan diri padaNYA. Cuba kita renung kembali…saat kita hidup dalam kemewahan tidak pun tika kita dikelilingi kesenangan, berapa kali kita akan ingat padaNya??paling-paling bila kita solat plus waktu mengaji. Kalau dihitung masa,boleh dikatakan dalam 24 jam cuma 30 minit saja yang kita peruntukkan untuk mengingati Allah. Lagi 23 jam 30 minit???Kita sibuk dengan urusan duniawi yang takkan dapat membantu kita saat amalan kita dihitung dan ditimbang. Setidak-tidaknya dengan ujian kesusahan akan membuatkan kita lebih meletakkan pergantungan kita pada Allah. Buka pergantungan biasa tapi pergantungan total di mana tiada yang lain yang kita harapkan melainkan hanya pada Allah. Betapa Allah inginkan kita untuk kembali padaNYA

Tambahan pula, Allah itu maha mengetahui tentang kemampuan hamba-hambaNYA.

“Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya….”
(al baqarah 2:286)

Lagi satu…

‘Tidaklah seorang muslim terkena duri, atau lebih dari itu, kecuali Allah mengangkat baginya satu darjat, dan menghapuskan darinya satu dosa’
(riwayat al-bukhari dan muslim)

Haa…adil tak Allah??
Sangat adil kan?

Tak sia-sia la kita tanggung kesusahan sebab kesusahan itu memberikan kita credit untuk dekat padaNya dan seterusnya menghapuskan kesalahan kita yang lalu

Jadi beruntunglah kita jika kita sedar tentang hint-hint  yang Allah dah berikan pada kita. Kerna sesungguhnya ujian itu adalah didikan langsung dari Allah pada insan-insan pilihanNya

Ujian itu pahit kerna syurga itu manis

Bila kita dapat hadiah dari insan yang kita sayang, sudah tentu kita akan menghargainya dan berusaha untuk menjaga sebaik mungkin

Apakah hadiah dari TUHAN kita, kekasih agung kita, ingin kita abaikan???????

Tepuk dada..tanya iman…..

8 Mei 2011, 9:01pg

2 comments: