Ramadhan terakhirkah ini?

bismillah...

segala sembah sujud hanya pada TUHAN pemberi nikmat teragung..

pejam celik..pejam celik..dah hampir berlalu pergi bulan ramadhan..
hari ini dah 27 ramadhan..
esok 28..lusa 29..tulat mungkin dah raya..insyaallah..
sekejap sangat rasanya..terlalu sekejap..
rasa macam tak puas lagi nak menikmati nikmat bulan penuh barakah nie..

seronok sebab Allah sudi lagi bagi peluang untuk sampai ke bulan ramadhan..
tapi sedih sebab ramadhan dah nak berlalu pergi..
tinggal 2 hari je lagi..if tolak hari nie..dah tak lama..
sempat ke nak habis kn ek???-wallahu a'lam..

tak ingin berbicara tentang perkara-perkara yang digalakkan dilakukan sepanjang ramadhan..
meski itu masih valid sampailah waktu berbuka pada hari terakhir ramadhan..
tapi yang benar-benar menyentuh hati sanubariku saat ini adalah..
sebuah hadis nabi..
yang menyentuh perihal mereka yang melalui bulan ramadhan..tapi........

 “celaka & rugi” (3 kali). Lalu sahabat-sahabat bertanya “siapa wahai Rasulullah?” Lalu Rasul SAW manjawab “sesiapa yang bertemu Ramadhan, tetapi tidak mendapat keampunan NYA”

astaghfirullah..
astaghfirullah..
astaghfirullah..
na'uzubillahi min dzalik..

waktu first time dengar tazkirah pasal nie...
terkedu jap..nasib baik jantung tak berhenti berdegup..lau tak, tak merasa aku 10 malam terakhir ramadhan yang besar kemungkinan 10 malam terakhir untuk ramadhan terakhir..na'uzubillah..
--Allah, sampaikan aku pada ramadhan akan datang..amin..

teman-teman..
mari kita renung..
mari kita hayati..

pertama:
mari kita lihat siapa yang mengaminkan doa tersebut..
siapakah beliau??
Muhammad SAW..nabi terchenta..kekasih Allah..
dalam 3 doa nabi ada satu saja yang Allah tak kabulkan..


Khabbab bin Aris menceritakan bahwa pada suatu hari Rasulullah memanjangkan solatnya, sehingga setelah selesai solat, sahabat bertanya 

“ Ya Rasulullah,engkau melakukan solat begitu lama tidak seperti solat  lain.”

Rasulullah saw menjawab: "Benar,    dan   dalam   solat   itu aku mendapatkankan sesuatu yang menyenangkan  dan sesuatu  yang menyedihkan, karena sesungguhnya aku dalam solat tadi telah meminta kepada Allah 3 perkara, maka Allah  mengabulkan  2 dari permintaanku, dan  menolak satu permintaanku.

Aku meminta kepada Allah agar umat ku tidak akan pernah dibinasakan dengan penyakit, maka Allah mengabulkannya; kemudian aku meminta kepada Allah agar umatku tidak akan pernah dikalahkan oleh musuhnya, dan Allah mengabulkan permintaan tersebut; dan pada waktu aku meminta agar umatku tidak menyakiti satu dengan yang lain, maka Allah tidak mengabulkan permintaan tersebut

(Hadis sahih riwayat Tirmidzi )

Allah...
agak-agak doa nabi yang satu tue Allah kabulkan x??
allahua'lam..
Allah lebih mengetahuinya..
the most important for us at this moment is what is the thing that the prophet SAW prayed for..
nabi kata CELAKA! dan RUGI! bagi mereka yang diberi peluang oleh Allah untuk sampai pada bulan ramadhan TAPI TIDAK MEMPEROLEH KEAMPUNAN BILA KELUAR DARI BULAN TERSEBUT!
Allah...

kita kah tu?
kita kah yang nabi maksudkan?
kita kah yang nabi doakan tu??
KITAKAH?
nau'zubillah...
mintak simpang..
mintak dijauhkan..
mintak dihindarkan..
Allah...tak sanggup rasanya nak terima kenyataan tu andai akulah orangnya..nau'zubillah..

jujurnya tak tahu how to transfer the feeling to your hearts through my writing but yet still wanna share it coz it make me look behind what i had done with ramadhan this time..
like..........hmm....fullstop.

so nak menyeru semua untuk merayu padaNya agar diberi keampunan walau secebis agar kita tak tergolong dalam golongan mereka di dikatakan nabi SAW sebagai CELAKA dan RUGI!

`A'ishah (radhiallahu `anha) reported that she asked Allah's Messenger (sallallahu `alayhi wa sallam): 
"O Messenger of Allah! If I knew which night is Laylat ul-Qadr, what should I say during it?"

And he instructed her to say: 

اللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ تُحِبُّ الْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
"Allahumma innaka `afuwwun tuhibbul `afwa fa`fu `annee"
(O Allah! You are forgiving, and you love forgiveness. So forgive me) 

[Sunan Ibn Majah]

malam al qadr mungkin belum sampai..
namun mungkin juga telahpun berlalu pergi tanpa sempat kita menghayatinya..
tapi dirahsiakan tarikh sebenar agar kita bertekad berusaha membuang nafsu di hening pagi demi mengejar malam istimewa itu..
malam yang kita sedia maklum lebih istimewa dari 1000 bulan..
1000 bulan!tuan-tuan dan puan-puan..
agak-agak sempat tak kita nak hidup sampai 100 bulan...
kalau betul pun sempat bukannya 24 jam kita beribadah khusus..
Allah maha besar~
badan yang terasa berat utk qiam even seminggu sekali terus larat je nk bangun tiap-tiap malam..insyaallah..
jom sama- sama kejar redha dan keampunanNya di saat-saat genting nie..
speed up till the last sec!
may Allah bless us..
Allah..sampaikan kami pada ramadhan akan datang..amin..


wallahua'lam..

17 Ogos 2012. 28 Ramadhan 1433H. 0014 pagi. my hometown.

EXAM??!!!


Bismillah...

Segala sembah sujud hanya pada yang maha berkuasa atas perasaan hambaNya..

Alhamdulillah thumma..alhamdulllah thumma..alhamdulillah thumma..
Setelah berpenat tanpa lelah alhamdulillah sudahpun tamat exam final 1st year saya..
Tapi baru habis theory..ada lagi 3 hari practical..
Moga Allah sudi bagi kekuatan terus menerus untuk terus bertenaga menempuh hari-hari mendatang..insyaallah..

Sudah agak lama blog ini menyepi..
Rasa rindu yang menggamit-gamit untuk memenuhkan isi blog dengan sesuatu yang mampu menambahkan iman saya dan semua insyaallah..biiznillah..

Berada dalam fatrah exam membuatkan diri ini rasa macam sangat-sangat tak terurus..(salah satu kelemahan diri...harap dapat diperbaiki lepas nie insyaallah)....masih mencuba untuk memaintainkan iman yang turun naik nie..

Alkisahnya...
Bila musim exam nie hampir setiap hari saya post ayat-ayat yang.......hmmmm.....kat fb..
Tak tahulah kenapa namun itulah yang hati saya rasa...
Dan ayat-ayat itulah sebenarnya yang saya lafazkan dalam hati untuk menguatkan hati dan diri dalam menempuh keadaan yang bagi saya sangat sukar..
Sepanjang exam saya akui memang sangat-sangat tak tenteram..
Dengan kurang preparation la..soalan pelik-pelik la..yang tak dapat nak jawab pun banyak..(yang tu memang hentam habis-habisan la sebab taknak bagi kosong)
semuanya yang sebenarnya menyerabutkan kepala yang sememangnya tak pernah kata nak kool..
tapi satu hal yang benar-benar menyentuh hati saya dan menarik perhatian saya dari semua kesusahan itu adalah ketenangan yang saya kira sesuatu yang luar biasa untuk saya..

exam final kot!
examiner luar kot!(at least kalau examiner orang dalam mesti dia bagi lepas punye..)
Tak dapat jawab kot!
Tapi semua keresahan itu seolah-olah dipadamkan oleh satu kuasa yang tiada yang mampu tandingi meski saya tak nafikan kadang-kadang bila dengar teman-teman bercerita pasal soalan exam jantung nie dah macam motor boat sebab salah jawab! Tapi tak lama kemudian keresahan yang bertandang silih berganti dengan ketenangan yang mampu buat saya rasa langsung tak sedih..(alhamdulillah)

Namun..

Dari mana datangnya ketenangan itu?

Dari mana datangnya kekuatan itu?

Tidak lain hanyalah ALLAH sahaja yang mampu mengawal perasaan yang hadir itu..

Allah sahaja yang mampu mengurniakan rasa tenang itu..

Ya!saya yakin itu!

Sehinggalah semalam...seorang sister mengeshare ayat-ayat cinta yg dikomen di bawah salah satu post status fb saya..

"Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu kemenangan yang nyata.
supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).
Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,"

(Al fath 48:1-4)


Allah..
Allah..
Allah..
Tersangat-sangat terkesan bila baca..
Sebab dia macam sangat related dan dekat dengan keadaan diri saya waktu tu..
Insyallah bertambah yakin saya pada pertolongan Allah saat kita senang mahupun susah..
Yang paling terkesan yang sampai saya rasa membelai-belai hati saya adalah ayat ke4 tu..

“Dia-lah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana,”

Sebab dalam keluh kesah orang tak dapat jawab atau rasa macam nak kucar-kacirkan dewan  exam(eh..ada ke??)sebab soalan pelik dan susah..alhamdulillah atas nikmatNya saya masih mampu tersenyum setiap kali melangkah keluar dari dewan..bukan ingin riya tapi ingin berkongsi dengan semua..andai Allah lah yang menjadi tempat pergantungan kita..datanglah badai tinggi mana pun..datanglah taufan kuat mana pun..kita akan tetap teguh berdiri sambil menyambut kedua-duanya datang kepada kita...

Kerna apa??

Kerna apa??

Satu sahaja jawapannya...

Kerna kita yakin Allah lah yang mendatangkan kedua-duanya pada kita..

Untuk apa??

“supaya Allah memberi ampunan kepadamu terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan nikmat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus,
dan supaya Allah menolongmu dengan pertolongan yang kuat (banyak).”

(Al fath ayat 2-3)

Allah...
Nyata sekali Allah tidak pernah meninggalkan hambaNya yang bertawakal padaNya..
Ya saya sedar..sangat sedar bahawa saya tidak mungkin tahu apakah keputusan untuk exam saya..
Tapi saya yakin Allah akan menolong saya..
He’s the only one who can help me facing anything infront of me next..
Insyaallah He knows the best for me..

Teringat kata-kata seorang teman saya pada saya suatu ketika dulu..
Kurang lebih macam nie la ayat dia..

“Bila kita mohon atau berdoa pada Allah..sebaik-baiknya mintalah apa yang terbaik yang Allah taqdirkan pada kita bukannya minta apa yang kita inginkan”

Ye bukan senang untuk berbuat demikian seolah-olah macam nak gadaikan diri sendiri pulak...
Tapi insyaallah..andai kita yakin pada Allah..kita akan redha dengan setiap ketentuanNya..
Mohonlah untuk diberi kekuatan untuk redha denganNya..
Kerna...

” Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu; Allah mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui.”

(Al baqarah 2:216)

PUT YOUR TRUST IN ALLAH..


Wallahua’lam..

3 Julai 2012, 3:35pm, BM

Dalam Hati Ada ....

bismillah..


segala sembah sujud dan syukurku hanya pada Yang layak memilikinya..


subhanallah..walhamdulillah..lailaha illallah..allahu akbar!
astaghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah..
setelah berbulan..akhirnya dengan izin dan taqdirnya dapat juga ku mencoretkan sesuatu yang dengannya aku amat berharap dapat menambah imanku dan antum semua..biiznillah..


3 hari yang lalu..
aku diajak untuk ber'skype' dengan seorang teman dari man****
indahnya perasaan bila dihubungi insan yang sering dirindui butir bicaranya tentang tarbiyah..
berborak dan bertanya kabar iman masing-masing..
seronok!alhamdulillah..
dalam banyak-banyak mutiara katanya..
yang paling menyentuh hati dan mengetuk pintu imanku adalah...
"hati manusia itu ibarat KULIT manusia dan AIR LIMAU"


lalu aku tertanya..
apa kaitannya hati kita dengan kulit kita dan air limau..
tidak mampu untuk memikir mendalam tentang analogi tersebut.
lantas ku bertanya padanya..
lalu jawapannya..


"saat hati kita sihat hidup subur dengan siraman iman dan taqwa,
saat itu sesuatu yang menyakitkan akan menjadi yang terbaik bagi kita,
menjadi penawar bagi keluh resah kita,
menjadi bermanfaat untuk kehidupan kita,
persis air limau yang baik untuk kulit kita..


namun saat hati kita dipenuhi dengan karat jahiliyah, jauh dari haruman iman,
saat itu kita tidak mampu untuk menahan mehnah dan ujian,
memilih untuk memenangkan jahiliyah yang beraja,
memilih untuk menjadi lemah dan seterusnya jatuh tersungkur sebelum sampai ke destinasi,
sama ibaratnya dengan kulit kita yang luka,
pedihnya air limau bila terkena pada hirisan luka kulit"


air yang sepatutnya mampu memberi manfaat tidak mampu untuk kita tafsirkan kebaikannya..
hanya kerna hati kita sudah tidak punya cahaya iman,
sudah jauh dari siraman tarbiyah.
Allah.....


waktu tu kata-kata itu sangat menusuk di hati..
pandai sungguh si dia bermain kata-kata,
sesuai dengan keadaan hatiku saat itu..


Allah juga yang mengingatku melaluinya..
terima kasih Allah..


benar!
hari-hari yang dilalui tidak mampu membasahkan hati ini..
tanpa kita sendiri yang berusaha untuk mencari air tarbiyah..
penyejuk hati yang kontang..


mustahil untuk kita peroleh siraman tarbiyah andai kita yang menolak dan menjauhkan diri dariNya..
segalanya bermula dengan hubungan kita dengan pencipta kita..
Allah yang sememangnya tidak memerlukan kita masih setia memberikan peluang pada kita..
namun sejauh mana kita mampu untuk hidup tanpa DIA di sisi??
usah berlaku begitu sombong pada tuhanmu!


sunnah iman dalam hati,
jatuh dan bangun kembali,
saat jatuh jangan biarkan diri kita terus diburu kejatuhan itu,
yakinlah dengan kasih sayangNYA,
bangunlah kembali mencari sekeping hati yang mungkin hilang di pertengahan jalan..


namun saat kita kuat,
jangan terlalu asyik dengan kebangkitan itu,
ingatlah bahwa hidayah itu sepenuhnya milikNYA,
boleh ditarik kembali bila-bila masa,
teruslah berjalan mencari tawaduk penawar bisa riya'..


duhai teman akhiratku,
pesanan ini kukhususkan untuk antum dan terutamanya untuk diri yang sangat marhaen ini.
ingin bertemu antum di syurga nanti..
bercerita saat kita bersama-sama berusaha mencari redha dan kasih-sayangNYA
dalam menegakkan islam tercinta.


*iman itu letaknya dalam hati
dan hati itu letaknya di dada*


wallahu a'lam..


9 Jun 2012 bersamaan 19 Rejab 1433H, BM


phrase#1

bismillah.

bila dada terasa sesak dengan kesibukan dunia.
bila hati semakin menjauh dariNya.
bila dunia terasa semakin dicintai.
bila sepi menghimpit diri.
saat itu terasa tak ingin lagi diulangi.
sumpah!
Allah...walau jauh mana aku berlari dariMu.
tak pernah sesaat Kau tinggalkan aku.
itulah Kau..penuh dengan kasih pada hambaMu.
-al muddassir:7-
"dan kerana Tuhanmu, bersabarlah..."


relakah aku?


Telah ku rela nama dan diri menjadi sasaran
Kerana cinta, aku berkorban
Telah ku rela segala tohmahan bermaharajalela
Kerana cinta, aku terpaksa

Kerana cinta jua aku berbicara
Dengan nada insan terluka
Meluah rasa, meluah fakta, mencedera jiwa
Semuanya kerana cinta…

Biarku tanggung rasa derita..
Asalkan agama, selamat akhirnya..
Yang membantah, hanya berfalsafah..
Kerana bimbang suapan harian

Dengan menjual nama Tuhan..
Lalu kebenaran disingkirkan,
Demi hidangan belian pendustaan
Namun aku yang sengsara zahirnya

Redha telah pun penuhi jiwa
Dalam keletihan ini.. aku bahagia

Kerana..
Pada kebenaran itulah terasa nikmat syurga.

algebra,
aku rela.

bismillah...

segala sembah sujud hanya pada Allah tuhan pengurnia hati dan jiwa buat hambaNYA..

"apa perasaan semua orang bila baca lirik lagu nie??"
eh.serius ok?
nie lirik lagu.
dinyanyikan oleh sebuah kumpulan nasyid bernama algebra.
kena dengar lagu sekali kot baru dapat feel..

insyaallah..
lets' get to the point..

ketika kita memilih untuk berada di jalan ini...
pernah tak kita terfikir apakah pengakhiran jalan ini?
pernah tak kita terfikir apa yang bakal kita kecapi?
dan..
pernah tak kita terfikir apakah yang bakal kita lalui di jalan ini??
kita tinggalkan soalan pertama dan kedua..
kerna saya teramat yakin antum semua sudah benar yakin dengan jawapannya..
namun untuk soalan yang ketiga..
apa benar kita siap untuk menghadapinya at first when we decide to be like who we are now??

merefleks diri dan diri sendiri terutamanya..
Allah....
kadang-kadang terasa malu sendiri bila nyanyi lagu nie..
malu yang betul-betul malu..
kerna zahirnya itu yang dilafazkan di bibir..
tapi hakikat sebenar....
sukar untuk membuktikan dengan anggota badan..
apatah lagi disertai keikhlasan dari hati..
Allah...
seringkali tewas dengan perasaan sendiri..
sentiasa melayan luka di hati...
walau kutahu benar seharusnya itu tidak terjadi pada insan yang menyerahkan dirinya pada DnT..

belum cukup cinta rupanya aku pada jalan ini..
belum cukup yakin rupanya diriku dengan janji TUHAN pada mereka yang berjuang untuk agamaNYA..

Allah....
ya Allah..
apakah selama ini aku melakukan semua ini tanpa ikhlas keranaMu?
na'uzubillah....
jangan KAU jadikan putus asa itu wujud walau untuk sekelumit dalam diri ini...
kerna sesungguhnya aku tidak ingin lari dari keretapi yang destinasinya adalah KAU...

seperti mana sabarnya kekasihMu Muhammad saat dilontar batu oleh penduduk Thaif..
seperti mana gembiranya sahabat dapat mengejar syahid meski ianya sangat perit..
seperti mana bahagianya baginda Muhammad memikirkan saat bertemu ummat baginda..
jadikan aku seperti mereka..
jadikan aku setabah dan sekuat mereka..
jadikan aku bahagia dan gembira mengejarMu..

kuatkan aku ya Rabb....


wallahua'lam..

16 April 2012, 6:20ptg, BM


Sumpah Saya Masih Tak Mampu!

bismillah...


segala sembah sujud hanya pada Allah yang maha kuasa memiliki seluruh alam buana maha luas ini..


ya Allah...
sungguh..
aku masih belum mampu untuk memikulnya...
sungguh..
aku masih belum punya kesediaan untuk itu...
sungguh..
aku masih tidak kuat untuk menempuhnya...
kerna sesungguhnya aku memang lemah..
sangat lemah diuji dengan itu..
Allah...


sila jangan salah faham.
ketidaksediaan saya bukanlah berkaitan jalan yang sumpah panjang ini..
tapi kesediaan untuk BM..
kalau ada yang perasan di setiap akhir entry saya akan serta kan..
--tarikh,masa, dan BM
kalau ada yang tahu sila rahsiakan ok?
tapi BM yang saya nak kaitkan di sini langsung tiada kaitan antara yang hidup dan yang mati dengan BM..


kepada sesiapa yang pernah dengar 'Ini Sumpah Kool' pasti sangat familiar dengan BM....
mungkin ada yang bila dengar 2 perkataan nie akan mula datang satu symptom dimana tiada mana-mana area kat cerebral cortex yang mampu untuk mentafsir kenapa wujudnya symptom yang serba aneh itu..
symptom: senyum sorang-sorang sampai ketelinga
diagnose: undefined!
haha..
ok..sila abaikan..


membina Baitul Muslim itu tidak seperti makan kacang peas..
membina Baitul Muslim itu tidak semudah petik jari tak berbunyi..
mana mungkin akan teguh sesuatu binaan itu andai asasnya tidak kukuh..
begitu juga dengan binaan Baitul Muslim ini..
andai individu-individunya belum cukup soleh dan belum mampu musleh..
astaghfirullah...
teringat semalam ada baca belog APG..
hmm...baru perasan pasal blogger-blogger dalam kalangan teenagers sekarang..
juga baru notice keadaan adik-adik bulatan gumbira yang turut sama mengikut arus itu walaupun mereka nie tak lah minat sangat membaca belog-belog..
fenomena alam saya rasa..........(obviously.....itukan fitrah manusia)
tidaklah salah untuk menuturkan atau membicara soal itu...
namun apa benar kita sudah bersedia?
GULRP!
**p/s:buat adik2 bulatan gumbira..sila jangan bangkitkan lagi topik ini kerna akak naqibah kalian belum bersedia.ok?


tidak ingin mengulas panjang kerna saya sememangnya tidak bersedia untuk itu..
naluri dan perasaan itu memang sedia ada...
kurniaan Allah pada hambaNYA..
namun kena disalurkan pada orang yang berkenaan..bukan sebarangan orang..
dan pada waktu yang sesuai..bukan bila-bila masa dan di mana sahaja..
it's a paradoxical topic..
sekali bincang memang takkan habis..
pastu terus nak try buat practical..
bahaya nie..
ia tidak sekadar kahwin dan hidup happily ever after lepas itu..
TAK!
tanggungjawab yang dipikul akan makin bertambah..
hati yang nak dididik akan semakin bercambah..
perkara yang nak difikir akan semakin memeningkan..
susah kan??


hmm...berada di sekeliling orang dan individu yang sememangnya sedang melalui fasa-fasa itu memang sangat menguji iman kita..
sangat terasa la..
bukan terasa sebab jeles or what..
tapi terasa kuatnya aura C**** itu..
mudah-mudahan terus diberi kekuatan oleh Allah untuk menolak bisikan-bisikan syaitan yang sering bertandang-tanpa-diundang ini..
kerna sesungguhnya diri ini belum bersedia..
andai saat itu sampai..
insyaallah akan berjaya mengharunginya dengan sukses..
tapi sekarang.......
SUMPAH SAYA TAK MAMPU!




wallahua'lam..


6 APRIL 2012, 8:45 pm, BM

HUJAN??

bismillah..

segala sembah sujud hanya pada Allah tuhan pengurnia rahmat dan kasih sayang pada seluruh alam semesta..

alhamdulillah..alhamdulillah..alhamdulillah..
setelah hampir 5 bulan bumi K***D ketandusan...
alhamdulillah dengan kuasa dan taqdir Ilahi saya kembali merasai nikmatnya air yang turun dari langit..
sumpah!dah sangat lama tiada air dari langit yang turun ke bumi K***D..
tiada ketenangan yang dapat dirasai..
tiada keredupan jiwa..
namun dengan izinNYA terasa kebasahan hati disiram dengan antara nikmat terbesar yang dikurniakan Allah pada kita seperti yang disebut dalam Quran,

"Katakanlah: "Terangkanlah kepadaku jika sumber air kamu menjadi kering; maka siapakah yang akan mendatangkan air yang mengalir bagimu?." 
(al mulk 67:30)

specifically air!
kat sini memang selalu black out tapi penangannya tidaklah sehebat ketiadaan bekalan air walaupun untuk sekejap..
subhanallah..
andai terus-terusan kemarau....wallahua'lam apakah yang bakal terjadi...nauzubillah..

"Dan Dialah yang meniupkan angin sebagai pembawa berita gembira sebelum kedatangan rahmat-Nya (hujan); hingga apabila angin itu telah membawa awan mendung, Kami halau ke suatu daerah yang tandus, lalu Kami turunkan hujan di daerah itu, maka Kami keluarkan dengan sebab hujan itu pelbagai macam buah-buahan. Seperti itulah Kami membangkitkan orang-orang yang telah mati, mudah-mudahan kamu mengambil pelajaran. "
(al a'raf 7:57)

sangat banyak ayat al quran yang menyentuh perihal hujan..
banyak sangat..
kan Allah dah cakap yang DIA tidak menjadikan segala sesuatu di muka bumi ini sia-sia melainkan ada hikmah atas ciptaannya..
begitu juga dengan hujan..
seperti yang tertulis dalam ayat di atas..
dengan hujan itu Allah mengeluarkan buah-buahan yang sudah tentu untuk dinikmati oleh kita dan juga makhluk lain..
namun begitu..
Allah juga menjadikan hujan itu sebagai perumpamaan untuk dijadikan peringatan buat hambaNya yang sering lalai dan alpa..
penyayang kan Allah?

"Ketahuilah, bahwa sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah permainan dan suatu yang melalaikan, perhiasan dan bermegah- megah antara kamu serta berbangga-banggaan tentang banyaknya harta dan anak, seperti hujan yang tanam-tanamannya mengagumkan para petani; kemudian tanaman itu menjadi kering dan kamu lihat warnanya kuning kemudian menjadi hancur. Dan di akhirat (nanti) ada azab yang keras dan ampunan dari Allah serta keridhaan-Nya. Dan kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan yang menipu."
(al hadiid 57:20)

dengan hujan juga Allah membinasakan kaum musyrikin!

"Maka tatkala mereka melihat azab itu berupa awan yang menuju ke lembah-lembah mereka, berkatalah mereka: "Inilah awan yang akan menurunkan hujan kepada kami." (Bukan!) bahkan itulah azab yang kamu minta supaya datang dengan segera (yaitu) angin yang mengandung azab yang pedih,"
(al ahqaf 46:24) 


mari mentadabbur HUJAN!
sesungguhnya ada rahmat dan kasih sayang Allah yang hadir bersama-sama limpahan hujan itu~

wallahua'lam..

2 APRIL 2012, 6:20 pm, BM