wahai nafs mutmainnah#1

Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir." 

(al-baqarah 2:286)

19 ogos 2011 bersamaan 18 ramadhan 1432H, 6:24pg, BM

Saya Rindu Dia

bismillah..

sujud ku tunduk pada pemberi nikmat terbesar dalam hidupku..

siapa tak nak tengok masjidilharam?
siapa tak nak jejakkan kaki di bumi barakah itu?
siapa yang tak nak dirikan solat bersejadahkan lantai baitullah?
siapa yang tak nak melihat kesan-kesan sejarah hasil dakwah nabi di sana?

ceritakan pada saya siapa yang tak nak itu?

saya yakin seyakin-yakinnya yang kita semua nak sangat ziarah baitullah..
siapa yang taknak untuk berebut pahala berganda-ganda tika solat di sana?
tak gitu?

 [masjidil haram yang tak pernah sunyi dari manusia yang ingin hampir denganNYA]

tak inginkah kita untuk menjadi salah seorang jemaah di sana?
subhanallah...
terasa sangat-sangat istimewa bila mana menjadi tetamu Allah untuk menziarahi rumahNYA..
"bestnye lau dapat solat kat situ!!!"




[hajarul aswad]

bagi sesiapa yang tak pernah tengok hajarul aswad..
inilah rupanya..tapi batu tersebut di tengah-tengah gambar tu..
warnanya hitam..kecik je..
dah tercerai batu tu..wallahua'lam kenapa..

melihat pada gambarnya..
teringat saya pada suatu peristiwa yang terjadi beberapa tahun dahulu..
ingin dikongsikan bersama agar semua teman-teman saya dapat rasa apa yang saya rasa..
malah mungkin dapat mentarbiyah diri kita..insyaallah..

bismillah..

tahun 2006 menjadi saksi..
saya berpeluang untuk meziarahi baitullahilharam..
alhamdulillah..
alkisahnya begini..
selepas selesai bercukur..(buat umrah)
teringin sangat untuk mencium hajarul aswad..
teringin sangat-sangat..
sampai menangis-nangis bila tak dapat..
jadinya..abuya tercinta pun temanlah saya...
sampai saja kat tempat hajarul aswad..
tup..tup..kena beratur...
saya dan abuya tercinta pun beratur..
sabar punya sabar menunggu..
akhirnya sampai giliran saya..
tiba-tiba...
guard yang jaga tu tak bagi..
saya pun disuruh ke tepi dan abuya saya yang tak terniat nak cium dapat peluang untuk mencium hajarul aswad tersebut..(jeles)
rupa-rupanya baru saya perasaan dalam line tadi tu..saya seorang saja perempuan..
memang patutlah guard tu tak bagi tadi..
-kini aku pasrah dengan segalanya-
(saya jugak yang patah hati)

kesimpulannya saya tak dapat nak tunaikan hajat hati yang membuak-buak tu..

tapi saya tak putus asa..:)
sebab malam tersebut sekembalinya kami sekeluarga dari rumah saudara jauh kami di sana..
saya dan abuya tercinta pergi ke masjidilharam untuk menunaikan solat isyak..
(tapi famili lain semua dah balik hotel sebab penat sangat)
selesai solat isyak..
abuya cakap beliau nak ke toilet..dan tinggallah saya sendirian di lautan orang ramai yang tengah bertafakur dan beriktikaf dalam rumah Allah tersebut..
tunggu punya tunggu..(agak lama la jugak)
abuya saya tak sampai-sampai lagi..saya pun ambil keputusan untuk menunaikan hajat saya yang tak tertunai pagi tadi..
dengan yakin dan bersemangatnya saya melawan arus orang tawaf
(tawaf lawan arus jam..tapi saya meredah mereka-mereka tu dengan mengikut arus jam..padan muka)
dipendekkan cerita saya dapat lah sentuh hajarul aswad tersebut..
(sbb perempuan tak digalakkan untuk cium..wallahua'lam kenapa)

-the end-

waktu berlaku peristiwa ini saya tak rasa apa-apa sangat..
cuma bersyukur sebab dapat tunaikan impian saya tu..
tapi kesannya terasa bila saya masuk tingkatan 4..
(mungkin tak cukup matang untuk melihat sesuatu dari sudut DnT)
terpulang pada setiap individu untuk mengambil ibrah dari cerita saya ini..
tapi saya bersyukur sangat-sangat diberi peluang dan diizinkan Allah untuk menikmati nikmatnya menjadi tetamu Allah..
dan bila saya terkenang peristiwa-peristiwa di sana..
saya dapati sangat banyak tarbiyah yang Allah berikan pada saya sepanjang saya bermusafir ke kota haram tersebut..

dan saya sangat rindu untuk kembali ke sana..
rindu sangat-sangat..
i wish i can be there one more time..at least..
saya rindu sangat-sangat..

ya Allah..
hambaMu mohon..
izinkan kami untuk menjadi tetamuMu..
kerna sesungguh kami rindu..rindu sangat-sangat untuk hampir denganMu..
amin..

wallahua'lam..

16 Ogos 2011 bersamaan 15 ramadhan 1432H, 12:45pagi, BM

Tarbiyah Dzatiyah

kau kata kau budak ditarbiyah..
tapi bila kena marah cepat je kau melenting..
kau kata kau ikut usrah..
tapi bila kena berkorban sikit kau mula bagi alasan tak munasabah..
kau kata kau join halaqah..
tapi sering mengeluh bila ujian menimpa..
kau kata kau daie..
tapi bilamana musibah datang seringkali kau tewas mengharunginya..

apa guna mengaku ikhwah akhawat andai sikap dan peribadimu tidak seperti yang sepatutnya??

astaghfirullah..astaghfirullah..astaghfirullah..

mungkin agak kasar pada sesiapa yang membacanya..
namun inilah realiti..

tika mana godaan menguji,
selalu sangat kemahuan nafsu ku turuti..
bila ujian datang menerpa tanpa sebarang isyarat,
seringkali ku lupa dari mana datangnya ujian itu..
saat musibah menimpa-nimpa diri ini,
acapkali ku alpa untuk apa musibah itu menjengah..

bismillah..

tunduk sujud ku pada yang MAHA MEMBERI SEGALA SESUATU..

tidak kunafikan..
saban hari makin berat ujian yang datang..
ujian kemewahan..
ujian kesenangan..
tak lupa juga..
ujian kesusahan dan keperitan..
dan menempuh hari-hari dalam hidupku..
sesungguhnya aku tidak pernah disunyikan dari ujian keimanan..

ku tahu..
ujian-ujian itu tanda kasihNYA padaku..
namun bila kerap kali ditimpa..
kadang-kadang kurasakan seolah-olah DIA menjauh dariku..
astaghfirullah..

"“Aku adalah menurut persangkaan hambaKu kepadaKu....."
(HR Imam Ahmad, Imam Bukhari, Imam Muslim, At Tirmidzi, dan Ibnu Majah)

bukan niatku untuk bersangka buruk dengan tuhanku...

tapi kerna aku ini manusia..
maha lemah
dan tak berdaya..
seringkali terdetik di hati mempertikaikan tentang kasih sayangNya pada hamba-hambaNYA..

tapi tak mampu untuk kupikul ujian seberat ini..
kerna aku tidak sekuat Khabab..
tidak juga sehebat Bilal..
tidak seperti Sumaiyyah dan Yasir..

aku cuma insan biasa..
manusia lemah ciptaan TUHAN untuk mendiami bumiNya..
manusia kerdil makhluk TUHAN diciptakan dengan 1001 macam kelemahan..

ujian ini sangat berat..
tak terdaya lagi untuk kuhadapinya..
namun aku yakin dan akan tetap terus yakin pada janjiNYA..
kerna itu satu-satunya pengubat rasa sedihku..
dan aku bahagia bilamana aku diuji meski perit ujian itu untuk kutempuhi..

aku mohon ya Allah..
andai ujian ini dapat mendekatkan aku padaMU..
aku akan terus menguatkan diri untuk menghadapinya..
kerna memang aku tidak dapat melihatMU..
tidak dapat menggapaiMU..
tidak mampu bersua muka denganMU..
tapi satu yang pasti
aku yakin dengan kekuasaanMU..
aku percaya pada kewujudanMU..
dan aku pasti KAU SENTIASA ADA BERSAMAKU!!

itu saja yang mampu kulakukan..
itupun dengan kehendakMU..

terimalah aku..
terimalah aku..
terimalah aku..
sebagai hambaMU..

wallahua'lam..


13 Ogos 2011 bersamaan 13 ramadhan 1432H, 9:438mlm, BM

Aku Ingin Terus Tsabat!

bismillah..


segala kesyukuran kupanjatkan padaNYA atas seizinNya untukku menikmati hari ini..


alhamdulillah..


ditaqdirkan Allah saya diberi kesempatan untuk membaca post salah seorang akhawat di blog cekelat-yang-sangat-manis...
astaghfirullah....
sedih mengenangkan diri yang seringkali lupa pada mentarbiyah diri sendiri..
selalu membiarkan diri 'dihiasi' karat-karat jahiliyah dan 'didandan' 'perhiasan-perhiasan' lagha..


ampunkan aku ya Allah..


bagaimana inginku menjaga teman-temanku andai aku tidak pernah menjaga diriku..
bagaimana inginku membaiki sahabat-sahabatku andai aku tidak pernah cuba untuk membaiki diriku menjadi yang lebih baik..

"Mengapa kamu suruh orang lain (mengerjakan) kebaktian, sedang kamu melupakan diri (kewajiban) mu sendiri, padahal kamu membaca Al Kitab? Maka tidaklah kamu berpikir?"
al baqarah 2:44

subhanallah..
memang terkesan..

"Wahai orang-orang yang beriman, kenapakah kamu mengatakan sesuatu yang tidak kamu kerjakan? Amat besar kebencian di sisi Allah bahwa kamu mengatakan apa-apa yang tidak kamu kerjakan."



as-saff 61:2-3

seringkali mengambil remeh pada 'tarbiyah dzatiyah'..sedangkan dengan itu sahajalah aku akan mampu untuk meningkat iman dan mendekatkan diri padaNYA serta membawa insan-insan terpilih untuk sama-sama merebut redha Allah..dengan tarbiyah dzatiyah ini juga aku akan mampu untuk memotivasikan diriku untuk terus tsabat di jalan DnT..biiznillah..

pun begitu...aku selalu mengabaikannya..
terlupa pada pentingnya untuk mendidik hati sendiri..

tapi alhamdulillah..sentuhan dariNya, juga berkat dari Ramadhan yang penuh kemuliaan, menyedarkan aku untuk terus menerus mencari pertarbiyahan diri agar aku tidak terus hanyut dengan urusan duniawi hingga melupakan aku pada tanggungjawabku sebagai abid dan khalifahNYA di muka bumi ini..

yakinlah bahwa Allah takkan pernah mengabaikan hamba-hambaNYA..
DIA yang maha pengasih dan penyayang takkan pernah maninggalkan hamba-hambaNYA..

ya..AKU YAKIN!!
syukur padaMU ya Rabb..
alhamdulillah..
alhamdulillah..
alhamdulillah..


wallahua'lam..

*esok first ramadhanku di BM*

1 Ogos 2011, 4:18ptg (waktu tempatan), BM

Ramadhan Tiba Lagi!!

bismillah...


segala puji-pujian hanya pada yang memegang nyawa insani..


sedar tak sedar dah setahun Ramadhan tinggalkan kita..


dan sedar tak sedar juga Ramadhan kembali menghampiri kita..


hmm...baru terpikir..


selama setahun ditinggalkan...


sejauh mana tarbiyah yang kita dapat waktu Ramadhan yang lalu dipraktikkan?


selama setahun ditinggalkan...


apakah kita menggunakan semaksima yang mungkin waktu Ramadhan yang lalu untuk mendidik hati dan diri kita bagi menghadapi mehnah yang semakin mencabar kini?


kenapa hari ini baru terpikir?


kisah setahun lalu sudah tidak mungkin kembali menjengah kehidupan kita sekarang..


cuma kesan didikannya yang mampu kita amalkan..


andai itu kita pinggirkan..


tiadalah bermakna harga sebuah Ramadhan bagi kita..nau'zubillah


ku kini menanti kembalinya Ramadhan..


untuk ku hayati dan fahami serta mengutip butir intan berlian yang bertaburan di permaidani Ramadhan..


tiada harga perlu dibayar..


satu anugerah teristimewa dariNYA buat kita..


rindu di hati untuk kembali bertemu Ramadhan..


gembira, terharu namun sedih..mengenangkan diri yang tiada berbuat persiapan bagi menyambut kekasih hati, Ramadhan..


izinkan aku ya Allah..
izinkan aku ya Allah..
izinkan aku ya Allah..


untuk kembali mempersiapkan diri menghadapi Ramdhan kali ini..


untuk kembali merasai kemanisan hidup dilimpahi barakah disepanjang perjalanan hidup di bulan mulia ini..


dan izinkan aku ya Allah..


untuk kembali hidup bernaung di bawah payung rahmat dan kasih sayangMu hasil dari didikan Ramadhan akan datang ini..


<<AHLAN WASAHLAN YA RAMADHAN>>



moga dengan kehadiranmu kali ini mampu memeriahkan diri ini dengan nur hidayah Ilahi..

wallahua'lam..



31 July 2011,8:22pg (waktu tempatan),BM

Sifat Orang Yang Cool lagi Bergaya

Bismillah...

Segala sembah sujud hanya pada pemberi ingatan yang setia,Allah yang maha berkuasa atas segala sesuatu..

Tarbiyah di mana-mana...

Tiada siapa mampu deny the statement..

But only the chosen one can really feel and understanding..

That his or her LOVER is sending a messagge!!

Siapa kita menentukan apa yang akan kita ambil daripada apa yang berlaku..

Eh...ke apa yang kita ambil daripada apa yang berlaku menentukan siapa kita??

It may looked same but there’s bit different in those statement..

However..it’s up to you guys which one you prefer..

Coz who you are will determine what you’ll take from what happened..huhu~

GOTCHA!..(sila abaikan kalau anda tak berapa nak faham)

Ok..berbalik pada tajuk utama kita..

Tarbiyah itu ada di mana-mana..Cuma terpulang pada kita sama ada mahu mengambilnya sebagai tarbiyah buat diri kita dari pencipta kita ataupun penyek-penyekkan then buang je dalam tong sampah kat tepi rumah..(oh..sangatlah tidak comel)

Sebagai contoh..

Tengah menunggang motosikal..tetiba langgar batu..pastu jatuh..then luka..

Haa...If orang yang jatuh tu adalah orang yang tersangat aneh..

Mungkin disumpah seranahnya batu tu..dimaki hamun mangsa langgarnya(yakni batu tadi)..padahal dia yang langgar batu tu..

if katakan yang jatuh adalah insan biasa..

Then..mungkin peristiwa dia jatuh akan dijadikan alasan untuk tidak berlaku adil pada sesuatu perkara..as in jadikan alasan luka kecil itu untuk tidak ke kuliah..tak pun kalau nak ekstrem lagi taknak solat sebab sakit luka kena air wudhuk..(sila abaikan kalau terlampau ekstrem)..

If katakan peristiwa itu terjadi pada seorang yang lain sikit biasanya..

May be peristiwa jatuh itu menjadikan dia seorang yang lebih berhati-hati bila menunggang motosikal..
*tunggang cermat jiwa selamat*..

If let say yang jatuh itu adalah insan luar biasa..<wink2>

Luka yang diterimanya walaupun pedih akan memberikan kesenangan padanya kerna dia yakin dan percaya pada hadis nabi..

"Tidaklah seorang Muslim ditimpa oleh keletihan, atau kerisauan, atau kedukacitaan, atau penyakit, atau permasalahan walaupun kesakitan berupa duri (yang mengenai), melainkan ini merupakan penebus kepada dosanya."

(Bukhari dan Muslim)

Lihat!

Jatuh luka pun boleh jadi tarbiyah pada sesiapa yang menginginkannya..

Dan semestinya tarbiyah itu membawa kita untuk lebih dekat dengan Allah..

Hmm...macammana pula 4 golongan berbeza tadi menghadapi test yang kedua..contohnya gagal dalam exam setelah penat lelah bersengkang mata siang malam study..(nau’zubillah)

I’m sure that the first person just now will feel very unsatisfied with the result..and most probably he will give up and dont have interest to study anymore..

The second person..err...i guess he’ll not take it seriously..or may be just ignore the result..pretend like nothing happened by saying, “chill la!!jgn tension-tension”

Kegagalan sekali tidak bermakna gagal selama-lamanya..”kena usaha lebih lagi nie..chaiyok!!”,mungkin itu kata individu yang ketiga tadi..

Bagaimana pula pendapat insan keempat yang luar biasa tu?

“Hai orang-orang mukmin, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.”

(surah Muhammad 47:7)

“mungkin aku perlu lebih bersungguh-sungguh dalam memperjuangkan agama Allah.Lagipun Allah takkan uji aku kalau aku tak mampu..He knows better..”

Kerna keyakinannya pada janji Tuhannya..

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya. (Mereka berdoa): "Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri ma'aflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir."

(surah al-baqarah 2:286)

Bukan lah ingin ‘mengompare’ siapa di atas yang lebih baik..kalian sendiri sedar dan lebih tahu yang mana satukah pilihan kita saat terjadinya sesuatu peristiwa terutama insiden yang kita sendiri kalau boleh nak elak dari terjebak atau tersangkut tang-tang mana..(sama ada yang hidup atau yang mati)..

Pun begitu..tidaklah mudah untuk kita mendidik hati untuk berlapang dada dengan setiap yang berlaku..kerna didikan itu tidak lah seperti “Tolong!Awek Aku Pontianak” yang kita tonton kat panggung wayang tapi ianya seperti drama bersiri indonesia “Bawang Putih Bawang Merah” yang panjangnya beratus-ratus episode dengan berpuluh-puluh pelakon beserta beribu-ribu cerita kecil di dalamnya..juga seperti pengembaraan “Harry Potter” bersama teman-temannya yang setia mengharungi mehnah dan ujian demi mencapai satu tujuan;iaitu membunuh you-know-who...

 

Err...haa...betullah!(saya tak membebel,ok?)

Mendidik hati memerlukan satu jangka masa yang cukup panjang dan berterusan seperti drama bersiri indon tadi..dan tidak akan pernah tamat sampai saat amalan kita diperhitungan..

Namun tidaklah susah untuk mencari titik permulaan pentarbiyahan hati kerna di mana ada kemahuan, di situ ada highway jalan..insyaallah Allah akan permudahkan..

Pada hati yang sedang ditarbiyah..do taking ibrah for every single thing that happened in our life..because it’s gonna be so-not-bergaya if you just let it go..anda kan cool dan bergaya..so buat macam orang yang cool dan bergaya..

p/s:pssssttt...jangan jatuhkan air muka kita semua..ini ciri orang yang ditarbiyah..insyaallah~


wallahua’lam..


13 Julai 2011, 5:44ptg

Let's Tadabbur A Song

Bismillah...

Segala sembah sujud hanya pada Allah pemberi ilham,penunjuk jalan pada hamba-hambaNya..

Sekadar ingin berkongsi ‘feeling’ bilamana saya  menonton video ini..

Mengerti andai teman-teman merasakan sedikit or sebanyak BOSAN saat menontonnya..

Of course i’m pretty sure that it’s not because of the message but because of too many time watching this lovely, inspiring video..insyaallah..

To be honest..yes of course!i would feel the same thing if we keep repeating it 100 times per day…

Tapi dah terlalu lama tak menontonnya…and today digerakkan oleh Allah untuk sekali lagi merasakan hebatnya ciptaanNYA yang selama ini kita lupa siapakah penciptanya..

Who knows it’s gonna be a turning point inside ourselves…biiznillah~



Look around yourself
Can’t you see this wonder
Spread infront of you
The clouds floating by
The skies so clear and blue
Planets in their orbits
The moon and the sun
Such perfect harmony

Let’s start questioning ourselves
Isn’t this proof enough for us
Or are we so blind
To push it all aside..
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright we'll see the signs
We can’t keep hiding from the truth and
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Look inside yourself
Such perfect order
Hiding in yourselves
Running in your veins
What about anger, love and pain
And all the things you’re feeling
Can you touch them with your hand?
So are they really there?

Let's start questioning ourselves
Isn’t this proof enough for us?
Or are we so blind
To push it all aside..?
No..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth and
Let it take us by surprise

Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

When a baby’s born
So helpless and weak
And you’re watching him growing..
So why deny
What's in front of your eyes
The biggest miracle of life..

We just have to
Open our eyes, our hearts, and minds
If we just look bright we’ll see the signs
We can’t keep hiding from the truth and
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Open your eyes your heart and mind
If you just look bright to see the signs
We can’t keep hiding from the truth and
Let it take us by surprise
Take us in the best way
(Allah..)
Guide us every single day..
(Allah..)
Keep us close to You
Until the end of time..

Allah..
You created everything
We belong to You
Ya Rabb we raise our hands
Forever we thank You..
Alhamdulillah..

Credit to maher zain(the singer and the songwriter),abu bakr(a true muslim,insyaallah) and last but not least..to ALLAH,the greatest in the whole universe..who created mankind and everything inside this world..just for us…and only for us..

13th July 2011, 4:47p.m