Cinta dan Perkahwinan

Bismillah
Dengan nama Allah maha pencipta dua jiwa

Baru-baru nie one of my best friend time sekolah menengah got married.Waktu lafaz akad tu, perkara pertama dalam fikiran aku adalah betapa dengan satu lafaz, segala yang haram menjadi halal, dengan satu lafaz, tanggungjawab beralih bahu.
Tidak semua yang sanggup memikulnya.

Disebut dalam quran tentang mitsaqan ghaliza (perjanjian yang agung), ada tiga:
1. Allah SWT membuat perjanjian dengan para nabi,Nabi Nuh, Ibrahim, Musa dan Isa (Al Ahzab 73:7)
2. Allah SWT mengangkat bukit Thur di atas kepala bani Israil dan menyuruh mereka bersumpah setia pada Allah (An Nissa 4:154)
3. Allah SWT menyatakan hubungan pernikahan (An Nissa 4:21)

Betapa berat sebuah janji yang termateri dengan lafaz ijab qabul malah disamakan dengan timbangan perjanjian para rasul. Kerna ianya tidak hanya melibatkan cuma 2 insan tapi ada keterlibatan Allah di dalamnya.

Lalu mengertilah, didalamnya akan ada gelora dan gegarannya,pasti.
Maka jalanilah dengan penuh sabar dalam mengharap redhaNya.

Barakallahu lakuma wa baraka 'alaikuma wa jama'a bainakuma fil khoir.


"Bagaimana ketika perasaan itu hadir?
Menengok pada bilik-bilik hati yang tengah dijaga dalam ketaatan.
Ia menjelma dalam karunia dan kelembutan hati.
Maka tatkala ia datang, kita butuhkan bingkai yang jelas.

Dalam tausiyah cinta yang singkap dan cakap
Jatuh cinta perlukan kesiapan diri.
Yang kelak akan berujung pada mahligai penuh berkah.
Maka jika salah dalam deklarasikan cinta
Tentunya hanya nelangsa yang dirasa.

Ia tidak butuh pentas drama dan roman picisan
Yang acapkali dibumbui oleh kemaksiatan.
Cukuplah dalam walimah sederhana dan hati yang terjaga.

Kerana cinta adalah dakwah.
Kerana cinta adalah jembatan menuju jannahNya.

Dan cinta yang hakiki terbentuk dalam potret keluarga yang sakinah, mawaddah wa rahmah."
_No Khalwat Sebelum Akad_


Wallahu a'lam
8 Mac 2020, 09:19am,Tasik Bandar Darulaman,Kedah

Rant On Paeds #1

Bismillah.
Dengan nama Allah yang maha menguatkan hambaNya.

Entering new environment never been easy. I guess everyone feel the same. My current posting is paediatrics, which you need to deal with children, and also parents. Tough task.

By the way, the main topic is this…..

“Bila kerja kat paeds nie rasa macam nak ada anak pulak”,one of my friend did say that.

Haha.
But i totally think opposite to her.
Being a doctor, we deal with orang sakit, bukan orang sihat.And bila aku tengok budak yang sakit dan how struggle the parents bila menjaga anak diorang yang sakit, aku jadi takut.The ‘what if’ game selalu bermain dalam kepala.
‘What if anak aku lahir tak cukup bulan’
‘What if anak aku kerjanya nanti keluar masuk hospital’
‘What if anak aku syndromic baby’
‘What if anak aku lahir tak cukup sifat’
Those crazy thinking berlegar-legar dalam kepala each time i think about children.
Coz seeing the parents taking care of their babies, make me wonder if i were the parent, will i be strong enough to handle the stress that comes together?
Will i be patient?
Will i have courage to continue taking care of my sick babies?
Will i be able to sacrifice my time, my job, my life?

Again, it’s not easy.
It never easy.
Tapi dalam hati ibu dan ayah, Allah tanamkan satu rasa yang takkan siapa mampu pertikai kekuatan rasa itu.CINTA.
Kerna cinta, aku tahu those strong parents willing to sacrife everything for the sake of their children.

Still remember.
My nephew got admitted in nicu for 6 months, needed oxygen support(not intubated, thank god)
My sister and brother in law sacrifice everything for him.Watching how they stand strong during those hard time, yup i admitted, i still feel amaze till now.

For all parents out there,
You guys have been selectively choosen to gain more and more rewards from all your hardship.
Allah takkan uji hambaNya di luar batasan kemampuan mereka.
Dan kerana Allah tahu kalian mampu, justeru dikuatkan lagi kaki dan hati kalian.
Moga itu menjadi ladang pahala untuk kalian merebut syurgaNya.

(Aku cemburu, kerna aku tahu doa dan usaha kalian tak pernah Allah abaikan.)

Wallahua’lam.

2 December 2018, 4:55 pm, Sik,Kedah

Masih ada kah peluang kedua?

Bismillah.
Dengan nama Allah yang maha memudahkan.

Currently in o&g posting.
Department where people said the specialists and mos most fussy.
People said la.not me.haha.

Aku suka betul buat perangai kat o&g.
Offtag lambat.kisah nak offtag pun macam boleh buat satu post.
Cme presentation?hah..tu lagi satu post.
Hantar logbook….*facepalm*
Konklusinya, banyak problem yang aku buat sepanjang 4 bulan aku kat department nie.

Tapi sepanjang-panjang aku buat perangai nie, satu benda yang sangat-sangat aku terefleks.
Betapa Allah itu maha memudahkan.

Saat kita kesempitan
Allah lapangkan semua urusan
Saat kita buntu
Allah hadirkan jalan keluar
Saat kita putus asa
Allah alirkan kekuatan untuk terus berjalan

Allah itu
Sedikit pun tak pernah lupakan kita
Andai mampu untuk aku ceritakan kisah perjalanan hidupku sepanjang 4 bulan di o&g
Tak ada satu pun susah aku yang tak dimudahkan
Tak ada satu pun gelisah aku yang Allah tak tenangkan
Tak ada satu pun jalan aku yang Allah tak mudahkan
Tak ada satu pun doa aku yang Allah tak makbulkan

Allahu..
Rasa malu
Malu untuk meminta
Dengan amal yang entah apa-apa
Dengan dosa yang berganda-ganda
Dengan kekurangan yang menimpa-nimpa
Tapi aku cuma aku
Bernafas dengan jiwa seorang hamba
Seperti bayi yang mencari ibunya saat lapar
Seperti itu seorang hamba meraba-raba mencari tuhan saat memerlukan
Tuhan..
Jangan pernah hilangkan kami dari pandanganMu
Jangan pernah sisihkan kami dari pemberianMu
Jangan pernah tinggalkan kami dari keampunanMu
Aku takkan mampu menjadi sempurna
Tapi izinkan aku membaiki semuanya
Untuk semuanya,
Terima kasih,Allah.




Counting days to discharge o&g.
Berharap everything gonna be smooth.
I have to admit i started to like o&g🙈

Kbai.

Wallahua’lam

19 September 2018, 5:57 pm, atas flight.

Apa Yang Penting? Kerjasama!

Bismillah.
Dengan nama Allah yang maha menyatukan hati-hati

I guess this is my very first post sepanjang 6 bulan saya bekerja.
Bukan tak cukup masa nak tulis,cuma kadang-kadang tak terkeluar nak tulis apa walaupun pada hakikatnya banyak sangat yang ingin diceritakan.

Alkisah.
Got to be in salah satu ward dalam cabang perubatan.ward hematology(bahagian darah)
That 2 weeks periods are one of the best memory i had sepanjang 6 bulan saya kat medical department.
Kalau pasal patients memang kadang-kadang ‘menyesakkan’.
Kalau pasal superior,standard la kalau kena marah.
Tapi the best part was about my colleagues that time.

Tader nafsi-nafsi,semua orang pulun nak siapkan kerja semua orang.
Dah settled kerja sendiri terus offer diri untuk tolong kawan-kawan.langsung tak berkira.
I can still feel the awesomeness working with them.Some people when i told them this story they kinda jealous.yes i admit being in medical tersangatlah sibuk.terkadang kerja shif malam tapi balik kerja pagi tu dah pukul 7-8.sekejap je dapat rehat.so its a bless to have colleagues yang sangat-sangat supportive dan membantu.

Now everyone dah scattered.ada yang dah masuk posting lain.so all the best! Do your very best till you achieve what you really want.
Doa aku sentiasa mengiringi kalian.
Whatever happen in our future, percayalah ia untuk menjadi sumber semangat kalian, sepertimana kalian menjadi sumber semangatku.May God bless you all.i really gonna miss working with you guys.yes i am.

It is crucial to build a very good and positive environment sepanjang bekerja as most of your time you’ll be spending at your workplace.especially doctors.teamwork bak kata omputeh.huhu.




Allah Swt dalam al-Quran berfirman:
«Ùˆَ تَعاوَÙ†ُوا عَÙ„َÙ‰ الْبِرِّ Ùˆَ التَّÙ‚ْوى‏ Ùˆَ لا تَعاوَÙ†ُوا عَÙ„َÙ‰ الْØ¥ِØ«ْÙ…ِ Ùˆَ الْعُدْوان»
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebaikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.”  (Qs Al-Maidah [5]: 2)

Last but not least
Dari Abu Hurairah ra, Nabi SAW, bersabda: “Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan pada hari kiamat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan di akhirat. Barang siapa yang menutupi aib seorang muslim, pasti Allah akan menutupi aibnya di dunia dan di akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya”. (HR. Muslim, lihat juga Kumpulan Hadits Arba’in An Nawawi hadits ke 36).

The very next post will be so much related to the above hadith.insyaallah.


Wallahua'lam.

12 May 2018, 8:45am, tanah air.

Rant On Marriage#1

Bismillah.

Dengan nama Allah yang menciptakan setiap makhlukNya berpasangan.


gambar hiasan

Perkahwinan tidak sekadar sweet-sweet dan romantik.
Salah kalau itu saja yang terlintas saat memahami konsep perkahwinan.
Perkahwinan adalah penyatuan dua jiwa yang mungkin berbeza minat dan citarasa, berbeza profession dan hobi, berbeza adat dan kebiasaan, berbeza gaya fikir dan gerak kerjanya, berbeza latar belakang dan sifatnya namun menyatu dalam perjalanan menuju destinasi akhir cinta mereka.;)
‘Give and take’ are what needed most in this.Dalam pelbagai perkara.Dalam setiap perbezaan yang ada.Dan itu memerlukan suatu kekuatan yang luar biasa iaitu sabar.
Sabar dalam memberi sesuatu yang memerlukan pengorbanan kita.Serta sabar dalam menerima sesuatu yang bukan kita hajatkan.
Perkahwinan tidak selamanya indah.Ada saat sulit dan sukarnya.ada masa kecewa dan sedihnya.Ada masa rajuk dan tangisnya.
Namun dari situ kita akan belajar.Belajar menjadi dewasa dalam berumahtangga.
Belajar mengurus emosi dan rasa.Belajar menerima semua kekurangan yang ada.Baik dari pihak kita mahupun dari pasangan kita.Belajar mencintai apa adanya.Dengan itu kita bisa menjalani hari-hari kita dengan penuh cinta.
Ceritakan.Kongsikan apa saja dengan pasangan kita.Tentang sibuknya hari-hari kita,tentang sukarnya pekerjaan kita, tentang penatnya emosi kita, tentang pengalaman-pengalaman baru kita, tentang moment-moment cemas kita, tentang perkara lucu ditempat kerja, tentang penat dan lelah kita, tentang masalah-masalah kita, tentang semuanya.Kerna kita belajar memahami orang sekeliling dengan pengalaman dan cerita-cerita mereka.Dari situ kita akan belajar,tentang diri.
Dan pinjamkan telinga pada semua celoteh dan bicara pasangan kita.Dari situ kita akan belajar mengenal pasangan kita.



wallahua'lam.

Disclaimer:Post Rant On Marriage adalah sekadar pandangan peribadi penulis tentang kehidupan berumah tangga.
Tidak berkaitan dengan yang masih bernyawa atau yang telah pergi.


04 October 2017, 11:27pm, Tanah Air.

Kipidap Dongibap!

bismillah.

dengan nama Allah maha mengetahui yang nyata dan yang ghaib.

I saw one of my friend’s post in fb.it seems like she’s having difficulty with her work.i’m not sure what exactly the problem but sounds like she lost her motivation to keep continue in this field of medicine.it’s not the physical that tired but the mind and emotion.i’m really sure of it.and i know all my friends,seniors and juniors who have been working in medical field feel the same like her.
As for me, i know this will soon come to me.i’m going to experience it one day.the situation where i will lost all my courage to do the work.lost my ikhlas and ihsan while working.want to get away from people and work.physically and mentally exhausted.emotionally tortured.no doubt that i will feel that way too later in my life.whether i will survive or not, i hope and pray that whatever comes ahead will be the best for me.

Allah said, in one of the verse written in the quran;

“Allah does not charge a soul except (with that within) its capacity..”
[Al-Baqarah 2:286]

Allah Al-‘Alim (The All-Knowing), surely His knowledge encompasses everything in existence even before anything begins to exist.Nothing at all escapes His knowledge.But easier said than done.to really have faith full heartedly when being tested is not that easy.Alone, i’m not sure but together somehow it’s gonna help.maybe not much but enough to stay ‘alive’.

I remember those time when doing internship in my college hospital abroad. I ranted almost everything to my colleagues regarding my works, postgraduates doctors, groupmates, nurses in wards,patients and even about the hospital attendants.haha.not exactly ratting on them because most of them are good to me, but somehow by doing that people will know our problem and will try to comfort and console us.That is one of the way to distress me that time.But knowing the workloads in our malaysian hospital i know that to be able to run away just to pray is actually good enough.to ratting on someone, to share the experience via blog and all are out of question.huhu.you  will have time if you smart enough to manage your time and schedule.

I always pray that whichever hospital i will choose later for my housemanship program, may Allah grant me my support system.i am independant but i know i have to turn to someone somehow.as i don’t really depend on my family(the effect of being away from family most of the time especially during crucial time) and i don’t have spouse to hear me ranting(hahahaha.ok abaikan) i turned to my friends for everything and everything.and i mean everything.you will understand if you are in my shoe.


I really hope she and all my friends who  are in the not-so-good condition will overcome their problems and being able to perform efficiently and ‘seikhlas mungkin’ in order to serve our nation and of course for the sake of Allah.you  guys are doing great!things are going to be tougher but kipidap dongibap!find yourself and you’ll find the purpose of whatever you are doing right now.and never lose hope and never lose faith in Him.He burden us with difficulty and He also will lifts them from us.you guys can do it!




wallahua'lam.


11:17am, 7 September 2017, Tanah Air.

Jalut vs Talut

Bismillah.

Dengan nama Allah yang Maha Mengatur Urusan HambaNya.

Masih ingatkah kita tentang Jalut dan Talut?Sebuah kisah yang disebut dalam kitab suci Al-Quran.

Apakah kamu tidak memperhatikan pemuka-pemuka Bani Israil sesudah Nabi Musa, yaitu ketika mereka berkata kepada seorang Nabi mereka: "Angkatlah untuk kami seorang raja supaya kami berperang (di bawah pimpinannya) di jalan Allah". Nabi mereka menjawab: "Mungkin sekali jika kamu nanti diwajibkan berperang, kamu tidak akan berperang". Mereka menjawab: "Mengapa kami tidak mau berperang di jalan Allah, padahal sesungguhnya kami telah diusir dari anak-anak kami?". Maka tatkala perang itu diwajibkan atas mereka, merekapun berpaling, kecuali beberapa saja di antara mereka. Dan Allah Maha Mengetahui siapa orang-orang yang zalim.
(2:246)
Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya Allah telah mengangkat Thalut menjadi rajamu". Mereka menjawab: "Bagaimana Thalut memerintah kami, padahal kami lebih berhak mengendalikan pemerintahan daripadanya, sedang diapun tidak diberi kekayaan yang cukup banyak?" Nabi (mereka) berkata: "Sesungguhnya Allah telah memilih rajamu dan menganugerahinya ilmu yang luas dan tubuh yang perkasa". Allah memberikan pemerintahan kepada siapa yang dikehendaki-Nya. Dan Allah Maha Luas pemberian-Nya lagi Maha Mengetahui.
(2:247)
Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itu dibawa malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman.
(2:248)
Dan Nabi mereka mengatakan kepada mereka: "Sesungguhnya tanda ia akan menjadi raja, ialah kembalinya tabut kepadamu, di dalamnya terdapat ketenangan dari Tuhanmu dan sisa dari peninggalan keluarga Musa dan keluarga Harun; tabut itu dibawa malaikat. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda bagimu, jika kamu orang yang beriman.
(2:249)
Tatkala Jalut dan tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun (Thalut dan tentaranya) berdoa: "Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir".
(2:250)
Mereka (tentara Thalut) mengalahkan tentara Jalut dengan izin Allah dan (dalam peperangan itu) Daud membunuh Jalut, kemudian Allah memberikan kepadanya (Daud) pemerintahan dan hikmah (sesudah meninggalnya Thalut) dan mengajarkan kepadanya apa yang dikehendaki-Nya. Seandainya Allah tidak menolak (keganasan) sebahagian umat manusia dengan sebagian yang lain, pasti rusaklah bumi ini. Tetapi Allah mempunyai karunia (yang dicurahkan) atas semesta alam.
(2:251)
Itu adalah ayat-ayat dari Allah, Kami bacakan kepadamu dengan hak (benar) dan sesungguhnya kamu benar-benar salah seorang di antara nabi-nabi yang diutus.
(2:252)


Ringkasan cerita: 
Sekelompok manusia yang meminta pada Nabinya untuk dikurniakan seorang pemimpin yang akan memandu mereka dalam menentang musuh-musuh durjana.Seruan tiba tapi mereka “berpaling” kecuali sebahagian kecil.
Dan raja pun dipilih oleh sang nabi, Talut namanya.Namun tatkala diangkat seorang raja, nyata itu ujian ketaatan yang kedua buat mereka.Tertanya-tanya, dalam kebanyakan orang-orang kenapa dia yang tak punya harta yang dipilih dan diangkat sebagai ketua?
Saat medan jihad memanggil para pejuang agama, pesan oleh sang raja,”Tuhan akan menguji kamu dengan sebuah sungai.Sesiapa yang meminumnya, bukanlah daripada pengikutku dan sesiapa yang tidak meminumnya maka dia adalah pengikutku kecuali menceduk seceduk dengan tangannya.” Meski telah diberi peringatan masih ramai yang kalah kecuali sebahagian kecil.Perjalanan diteruskan dengan menyeberangi sungai tersebut.Dan mereka yang telah ‘kalah’ langsung menyerah, yang punya keyakinan akan bertemu Tuhan lantang melaungkan, “Betapa banyak kelompok yang kecil mengalahkan kelompok besar dengan izin Allah!”
gambar hiasan

Epiloque of the battle:Akhirnya,Daud sang nabi membunuh Jalut si durjana dan dikurniakan kerajaan,hikmah dan diajariNya apa yang dikehendakiNya kepada Nabi Allah Daud as.

Sedikit tadabbur berkisar drama insan yang terlakar dalam sejarah ummat.
Bani Israel seperti cerita di atas diuji dengan 3 ujian besar.
1. Seruan jihad
2. Pemilihan sang raja yang tidak berharta
3. Air sungai(rezeki)

Pada hakikatnya, kita insan takkan pernah lari dari ujian Allah.Kita juga diuji dengan yang serupa seperti bani israel dalam kisah tersebut.Seruan jihad pada kita tak pernah putus. Mungkin belum masa dipanggil untuk berjihad dengan pedang dan senjata namun jihad dengan pena, jihad dengan tenaga dan fikiran serta jihad melawan nafsu terutamanya tak pernah berhenti menyeru kita. Seperti juga ujian pemilihan sang raja yang tidak disukai oleh rakyat.Kita takkan pernah mampu memiliki semua yang kita inginkan sebaliknya tuhan menentukan dan mentaqdirkan semua yang terbaik dan tepat untuk ketika dan saat yang bersesuaian.Dan ujian itu untuk Allah lihat sejauh mana kita menerima dan menjalani qadha dan qadarNya itu dengan redha dan yakin.Dan terakhirnya, ujian rezeki.Terlalu terang dan jelas untuk diperkatakan :D

Dalam apa jua keadaan dan zaman, ujian akan datang pada kita silih berganti.Tinggal kita mampu melepasinya atau tertinggal sebagai orang yang terus kalah.Kalah dalam perjalanan mencari redha Tuhan.Na’uzubillah.


Disclaimer:Ayat sedikit berbau poyo.Harap maaf.

Wallahua’lam.


4:25 pm, 25 Julai 2017, Tanah Air.

Saat Perjalanan Adalah Pencarian Diri

Bismillah.

Dengan nama Allah yang Mengajar dengan pena.

That was my first time travelled to pahang alone.and by bus some more.it was really a long journey.mungkin sebab bertolak siang.sebelum nie kalau kat india gerak malam.tidur je sepanjang dalam bas.bangun-bangun dah siang and dah nak sampai.sedar-sedar dah 10-12 jam dalam bas.tapi lain bila travel siang.dia punya lama tu…..berjanggut jugak.haha.tambah bila dapat seat tengah-tengah,bukan single,bukan window side jugak.haha..Memang mereput dalam bas.but luckily I got some pretty nice song and book to read sepanjang perjalanan.

More than 12 hours punya perjalanan, sebenarnya memungkin kita untuk have thought tentang banyak perkara.especially day journey.sebab tak mampu nak membuta sepanjang perjalanan so ada masa-masa yang kita akan berfikir jugak tentang apa-apa sahaja yang terlintas dalam benak fikiran.

My playlist memang akan on sentiasa kalau travel.Tambah-tambah kalau travel sengsorang.so dalam banyak-banyak lagu yang didendangkan tu tertarik dengan lirik satu lagu nie.i memang minat lagu nie dah lama.’Menjemput Bidadari’ by Dani Setiawan.(tapi ada orang kata orang lain yang nyanyi lagu nie.but it doesn't matter.thanks to whoever wrote the lyrics and sang it.)it's a wonderful song. a song about a guy yang akhirnya bisa menjemput bidadari menjadi suri hati.a love song actually.Haha.
But there's​ one sentence in the lyrics that really meaningful.my ex kakak usrah pernah sebut pasal lirik tu dalam usrah.(Bayangkan, sampai boleh masuk dalam usrah.power tak power lirik tu.haha)

Nie lirik magic tu.
“Saat perjalanan adalah pencarian diri”
Gambar hiasan.


Haaaa….hebat tak lirik dia..*winkwink*

Hakikatnya, setiap saat dalam kehidupan kita adalah peluang dan ruang yang Allah cipta untuk kita mencari dan terus menggali tentang hakikat diri kita.siapa kita, untuk apa kita diciptakan dan ke mana kita kan melangkah selepas ini.

Apa saja yang kita lakukan, ke mana pun kaki kita melangkah semasa di dunia ini adalah saat kita mencari diri kita.Ramai yang dewasa kerna pengalaman diri dan orang lain.kerna apa?kerna mereka berjaya mencari siapa mereka sepanjang berkelana di bumi Allah ini.

Masih belum terlewat untuk kita melihat dan menghayati setiap corak perjalanan kanvas hidup kita sebagai satu wadah untuk kita lebih mengenali siapa kita.

Saya kenal someone.bertahun-tahun dalam tarbiyah,tapi masih belum bisa merasakan 'bangun malam’ sebagai satu sumber kekuatan, belum mampu menjadikan itu sebagai rutin yang mendekatkan diri dengan tuhannya, belum merasakan urgensi untuk berkomunikasi dengan Tuhan.Namun dalam satu simpang perjalanan hidupnya, dia ditemukan dengan seseorang yang membuatkannya merasakan urgensi untuk berkomunikasi dengan tuhannya,meminta apa yang ingin dimintanya dalam doa-doa, memohon apa yang dihajatinya sepenuh jiwa sedangkan orang yang ditemukan tidak pernah menceramahinya dengan topik tersebut.cukup dia merasakan perjalanan hidupnya dipertemukan dengan insan itu sebagai pushing factor untuknya kembali mencari maksud diri sebagai hamba.
Dan sebagai teman, saya benar mengharapkannya dapat terus istiqamah.

Biar lewat, tapi jangan melewatkan.(senyum senget)

Kerna masa adalah makhluk Tuhan yang sangat unik.dengannya luka terubati, dengannya parut menghilang, Dan dengannya juga manusia bisa ‘kembali’ kepada penciptanya.biiznillah.

Wallahu’alam.

7:57 pm,29 April 2017,  Tanah Air.

P/s::baru dapat post after 3 weeks.huu

Pertemuan kita.

Pertemuan ini
Tiada kebetulan dalam sebuah pertemuan
Sepahit apa pun ia
Semanis apa pun ia
Takkan datang kalau bukan untuk ngajari kita
Tentang dia
Tentang kita
Tentang dunia
Tentang semuanya
Ia hadir pada saat yang tepat, ketikanya yang tepat
Menurut perhitungan Tuhan

Dan pertemuan ini
Tidak menjanjikan segalanya indah
Pasti penuh duri
Pasti akan ada yang terluka
Pasti akan ada derita
Namun tiada yang lebih menyakitkan dari terpuruk sendiri tanpa teman

Dan dari sebuah pertemuan
Aku belajar
Banyak tentang diri aku
Siapa aku
Untuk apa aku di sini
Kemana aku akan kembali
Kerna pertemuan takkan pernah ada yang sia-sia padanya
Dan sebuah pertemuan
Jika didasari dengan iman
Akan membuahkan bibit-bibit terindah dalam kehidupan
Yang akhirnya menjadi bekal

Untuk menembusi pintu-pintu syurga yang abadi.

"To make something special you just have to believe it’s special."


Dan aku merasakan setiap pertemuan kita adalah istimewa .
di mata aku.
di hati aku.
dan moga di mata Tuhan juga.


wallahua'lam.

11:27pm, 13 February 2017, Tanah Air.

Makhluk Aneh #1

Bismillah.

Dengan nama Allah yang maha menyatukan hati-hati.

Ini kisah makhluk-makhluk aneh yang dihadirkan Allah sepanjang aku berkelana di Bumi Maududi.

Dan mereka..ahh kalian tahu siapa kalian.
Gambar Hiasan

Tujuh setengah tahun,

Mereka adalah insan yang paling bersabar dengan kerenah dan kepelikan aku.

Satu kolej terpencil menyatukan kami.

Selalu aku berkira-kira, kenapa mereka, kenapa cuma mereka yang ada kaitan dengan aku sedari 
di kolej persediaan yang bersama-sama aku di India?

Ya.mereka adalah insan terdekat aku selama 2 tahun aku buat A-level di KTT.dan mereka juga yang Allah hantarkan untuk berjuang bersama-sama aku di India untuk tempoh lima tahun setengah.

Ups and downs.itu obvious.

Gaduh,perang mulut,itu biasa.

Merajuk,membuli,itu rutin.

Dari semua single sampai ada yang dah ' double’.tak lama lagi sorang lagi akan ‘ double’, insyaallah(dan sudah tentu itu bukan aku.haha)

Aku boleh kata, kami membesar mengenal diri dan dunia bersama-sama.

I can say,”What would I do without them?”

Dari soal study sampai soal hati.(hah gitew)

They are the best gift ever yang pernah aku dapat sepanjang aku di India.

Thanks korang.Jazakunallahu khoiron kathira.

Allah juga yang mampu balas apa yang korang dah buat untuk aku.

Kalian tahu kalian siapa.(walaupun aku tahu korang takkan baca post nie.haha)
..
...
....
Empat tahun setengah,

Lima sekawan, multiracial, multigender.(sebab ada seorang ja budak laki Malaysia dalam batch aku, dan ditaqdirkan dia tersesat dalam sub group yang sama dengan aku).

I don’t think i can pass my MBBS without them.(though memang Allah yang bagi, tapi melalui mereka.yes.)

Aku malas, diorang yang bagi semangat.

Aku down, diorang support.

Aku rasa aku bodoh, diorang yang sabar tolong ajar aku.

Aku nervous giler time exam sampai lupa semua, diorang yang calm kan aku.

Aku rasa bosan time posting, diorang yang hiburkan aku.

Aku hutang budi dengan korang banyak sangat.

Thanks korang.

The best postingmates ever yang i could ask for.

Kalian tahu kalian siapa.(walaupun aku tahu korang takkan baca post nie.haha)
..
...
....


*****bersambung*****

wallahu 'alam.

1:52 am, 13 February 2017, Tanah Air.

7 POD

Bismillah.

Dengan nama Allah Yang Mengajar manusia.

Here comes my last posting as intern.OBG.(Obstetrics & Gynaecology). Pengalaman dan cerita dari interns yang finished their posting in department nie memang sedikit sebanyak mempengaruhi mindsetku .( drama tak??haha) Especially bila yang diceritakan kebanyakannya adalah ‘ ketidak-best an’ when posted there. Haha. Aku memang literally keep reminding myself and my co-interns untuk stay positive despite cerita-cerita tak berapa nak best yang selalu muncul.

Ok.done with intro.here comes the story.

Pepagi sebelum pergi ward atau OPD(out-patient department), interns are supposed to go to the department and settle kan all the fake files.Sepatutnya tak perlu pun ikut ward round sebab bak kata semua interns sebelum nie, HOD memang tak nak tengok interns kat dalam ward especially during his round.so bebudak ward biasanya akan datang kerja after ward round finish. But there was one day HOD suruh interns follow his round.We all were like......”What????”. we left the files works and rushed to the ward and literally joined the round.There were only 2 of us, out of 4. Nak dijadikan cerita there was 1 patient with history of hysterectomy(removal of uterus) done i think few days ago. After attended the patient, sir looked at me and asked,

“ When do we remove LSCS(lower segment caeserian section) or hysterectomy’s suture?”
And i was like......cepat ingat bila kakngah remove suture LSCS dia!(my sis done lscs for her previous pregnancy).tapi end up tak ingat pun.
“ err...after 2 weeks??”more like a question compare to an answer.sambil pandang PG.
Then he replied..
“ Good! How long you’ve been posted here?”
Aku dengan rasa yakin tak yakin dengan the so-called ‘pujian’ pun jawablah, “ Almost 2 weeks, sir.”
“ Almost 2 weeks and you don’t know when we remove the suture?”
Ok. Time tu aku tahu yang ' good’ he said just now was just sarcasm.oh god!(facepalm).
And he started membebel pasal intern tak tahu bila kita remove suture,bila kita discharge patient, korang tak belajar pape waktu internship, intern patut belajar withdraw blood, buat suture, remove suture etc2.
Aku menjawab mempertahankan diri.”I did all that,sir. But not in this posting.”
Then he like..”Not in this posting?ok”. Pastu he continued with the round sambil terangkan things kat PG student dia, sambil dia pandang kitorang berdua.Dalam hati aku dah membebal dah.haha.typical reaction bila kena bashed dengan cikgu.haha.It becomes a habit dah though i know it’s not good.(my bad~)

Then aku berazam nak tanya my PGs lah bila diorang remove the suture tu.After that i went to ward to finish some register there, otherwise nanti kena marah pulak.had to fill the discharge dates and diagnosis for the discharged patients for obs cases.We’ve been doing that since 1st day of posting and we did that blindly just to finish it.and that day tergerak hati nak tengok the doctor’s order for 1 patient of LSCS.
‘7 POD(Post operative Day)
- Suture removed.
- Bla bla bla’
Then i was like...
“ Mengapa aku tak pernah check orders selama nie? Mengapakah???”

Then i realized that bila kita buat sesuatu yang pada kita simple,tak bererti buat kita, kita tend to buat sekadar nak siapkan, buat sekadar nak puaskan hati orang lain, seperti melepaskan batuk di tangga tanpa sedar setiap apa yang kita lakukan sebenarnya membina sesuatu dalam diri kita dan memberi kesan pada manusia sekeliling.

Like what happened to me. I thought that the register filling work won’t give me anything, won’t teach me anything, but actually it does.Cuma diri sendiri tak pernah mencari. After all it’s actually depends on us how we see things, how we percieve things and we going to make it beneficial to us.

“ Dan mengapa tidak ada ( penduduk ) suatu kota yang beriman, lalu imannya itu bermanfaat kepadanya selain kaum Yunus? Tatkala mereka ( kaum Yunus itu ), beriman, Kami hilangkan dari mereka azab yang menghinakan dalam kehidupan dunia, dan Kami beri kesenangan kepada mereka sampai kepada waktu yang tertentu.”
(Surah Yunus 10:98)

Sekadar tadabbur diri semasa last usrah.

Sebuah kisah istimewa yang terpatri dalam al-quran.
Tentang satu kaum yang menolak seruan nabi yang diutus Allah pada mereka, lantas dijanjikan Tuhan untuk diazab kerana kekafiran mereka, hingga sang nabi berputus asa untuk terus diuji sedemikian rupa dan akhirnya membawa diri walau belum sampai masa.sepanjang pemergian sang nabi yang berputus asa, mereka kembali memikirkan tentang seruan keimanan tersebut dan akhirnya memilih jalan tauhid sebagai pegangan hidup hingga dengan itu Allah menarik semula janjiNya untuk mengazab kaum tersebut seperti termaktub dalam surah Yunus ayat 98 yang menyatakan bahawa keimanan kaum nabi Yunus akhirnya memberi manfaat besar kepada mereka kerna nikmat apa lagi yang kita umat yang berdosa ini ingin dambakan dari Tuhan yang maha perkasa selain diselamatkan dari azab dan siksa serta kemurkaanNya.Ternyata keimanan mereka benar menyelamatkan mereka.

Lantas,
Bagaimana pula dengan keimanan kita?
Saat kita memandang remeh pada setiap amal-amal kita kerna merasakan itu tidak akan membuahkan apa-apa, tidak akan membantu meninggikan tingkat keimanan kita, sedang amal itu ternyata sebenarnya mampu memberi impak yang sangat besar pada kehidupan kita, pada tingkat iman kita meski amal itu cuma picisan pada pandangan kita.
Setiap amal kebaikan biarpun sebesar zarah sebenarnya menjemput redha Allah pada kita. Kerna itu, biarpun terpaksa bermujahadah untuk amal yang sedikit, jangan pernah malu dan menyia-nyiakannya.Mungkin itu tiket yang Allah bagi untuk merebut naungan di hari yang tiada lagi naungan selain naunganNya.


Apa kita tidak mahu amal kita menghasilkan iman yang akhirnya bermanfaat pada kita?

Tepuk dada tanya iman.


Wallahua'lam.

4 December 2016, 11:55 am, BM

(Ps: seminggu dah aku tulis, baru dapat post hari nie.

E.N.J.O.Y.

Bismillah

Dengan nama Allah maha memberkati usaha hambaNya.

Today is our last day in medicine posting ( kalau betul tak kena ganti lagi 12 hari yang ditinggalkan sebab balik malaysia).we were doing some works like usual, isi coming morning forms for investigations, filling the discharge cards, etc etc. Together with us ada sorang Junior Resident(JR) doing the same things like us. Macam biasa sembang-sembang kejap, tanya soalan mana yang tak faham, making jokes and sometime masing-masing senyap buat kerja masing-masing.and suddenly dia buka mulut and said ‘ it’s not only about sincerity but you really enjoy the works’. And i realised that that’s what we were doing for the past 8 months of internship. Me and the other two malaysian co-intern really set our mind to enjoy whatever works they giving to us.tak kesah lah department mana pun. Kitorang pernah kena suruh datang ke ward at night just to finish PGs fake files till midnight.pernah kena tahan kat ward jugak sebab kena siapkan register book dari tahun 2014. and everyday kena isi fake register kat OPD ( out patient department) dan banyak lagi la kalau nak di list kan kat sini.but things yang buat kitorang tak terlalu stress adalah we tried to enjoy the moment tak kesah lah kerja apa sekalipun. If some people thinks that they don’t like this department or that posting or apa-apa je i memang suruh diorang try to enjoy it whatever kerja diorang dapat.i hope its really worked for them so that they won’t feel bored or tak puas hati dengan sesiapa sepanjang posting.

Personally memang tak perasan pun part enjoy the works in medicine tu sampailah bila the JR said like that.sebab kalau ikutkan kitorang bukan buat procedure pun walaupun balik lambat almost everyday...99.5% adalah paper works but still susah sangat nak rasa stress unless ada some nurse yang memang buat orang rasa nak mengucap panjang.astaghfirullah..

Because the keyword adalah ENJOY THE WORK. Enjoy whatever you are doing. Try to be happy with it. Lakukan dengan cinta dan pasti tiada keberatan dalam pekerjaan.

Sama macam kerja dakwah dan tarbiyah.
Kita rasa berat kerna mungkin belum cukup cinta untuk berbuat dakwah tu.
Kita rasa berat mungkin kerna belum cukup menikmati moment-moment yang susah tu.
Kita rasa berat kerna mungkin sering mengharapkan cuma yang indah-indah di sepanjang perjalanan.
Tanpa sedar yang mendidik kebanyakannya kesusahan.
Yang mengajar kesabaran adalah keletihan.
Yang memupuk kekentalan jiwa adalah kelelahan.
Yang mencungkil dari dalam diri adalah rasa ketidak mampuan.
Bila berbuat sesuatu we want it to be done as perfect as we can.
And in life apa yang dilakukan itulah yang akan dibawa jumpa Tuhan.
Namun takkan mampu berbuat sedemikian bila tiada CINTA dalam setiap langkah kita.
Untuk apa?
Cintalah yang akan membuatkan kita melakukan yang terbaik demi Tuhan.



" Untuk ( kemenangan) serupa ini, hendaklah bermal orang-orang yang mampu beramal"
(As-Shoffat 37:61)


wallahua'lam

3 September 2016, 1:29 am, BM

AKU BAKAL DOKTOR

bismillah.

dengan nama Allah maha mengurus segala sesuatu.

hari ini saya agak kepenatan.kalau letak kepala kat atas bantal sekarang kompem dah lelap.
medicine posting yang awalnya membosankan ternyata sekarang kelihatan berbeza.i kinda enjoy this posting finally.missed almost 2 weeks for this posting.hope to get it done before balik for good nanti.taknak berhutang bak kata sorang kawan.yela..kan dapat gaji.dan of course keberkatan yang dicari apatah lagi bila benda tu masuk jadi darah daging.2 more weeks to go and i started missing it.haha.boleh kena bahan kalau kengkawan tahu.huhu.:P

alkisah, seminggu nie all the junior residents(JR) won't be around from 9 to 5. so the wards,icus, and opds all will be run by their seniors(SR & CR) and of course interns pun kena kerah sekali.haha.naseb badan~it's my first major postings but kena run the wards alone.ce bayangkan.but yet thing yang menarik adalah seniors really trust us to handle everthings.i remember yesterday i screwed all my JR's works.non of the work is done.haha.so today he briefed me everything regarding works to be done.he made sure i noted down all the works.so did my senior resident.actually it's pretty fun sebab rasa macam kita capable untuk buat semua benda tu walaupun sebelum nie rasa macam tak mampu.
" this patient need to issue blood for him and do BT CT(bleeding time clotting time)"
" these 3 patient's discharge cards should be completed.BUD(bill up to date) + Discharge"
" this patient repeat ecg and get 2D echo done"
" this patient make sure to put src(simple rubber catheter), get the blood sample and send to biochem etc,etc"
" this patient need psychiatry consultation in opd"
" please trace this and this report"
and more....
kelam kabut mencatat semua yang disebut.pagi-pagi datang kerja dah adrenaline rush.haha...al maklumlah baru first time.kuakuakua.penat.seriously penat.tu baru satu ward.nasib baik ward lagi satu tader apa sangat nak buat.tu pun 4 discharge cards kena settle.and thank god i have colleague yang tolong settlekan all the discharge cards.alhamdulillah.luckily she came today.
so tadi memang berhempas pulas settled kn everything mana yang mampu(sebab kawan sorang lagi kena stay icu) sebelum my JR balik ward.(kalau tak memang kantoi tak boleh nak handle things).i even skipped my lunch tadi sebab tak sempat langsung nak balik hostel.
yang lawak adalah bila semua your residents berebut interns.haha.serious rasa nak gelak.tapi rasa diperlukan.hahahahah...

i'm gonna experience all these bila dah start housemanship nanti.part kena berjalan ke hulu ke hilir, all works has to be done by yourself before round, makanan tengahari hanya sempat dijamah waktu dinner time, berjalan macam zombie, panjat katil jauh sekali(haha) dan sebagainya.sama je. kecuali part tak kena marah.cause here all the works you have to do is not exactly your own workload.kerja residents but we need to help them.so residents takkan marah kalau kerja dia bagi kita tak dapat nak siapkan on time, dan sebagainya. sebab internship adalah waktu kita belajar.you don't hold the responsibilities directly on you.tapi berbeza dengan HO.
so harini i learnt how to handle our works properly(walaupun kelam kabut jugak tadi). and i really proud of myself sebab still lagi dapat bertahan ( tak tidur lagi.haha :D) even sebenarnya dah tak larat. and i learnt to be responsible on my doings.lesson learnt.thanks Allah for giving me chances to experience all these.and 3 more days to go before the JRs done with their so-called-lecture.huhu.hope to be more patient and learn many more things.

tapi.....

allah itu
sentiasa sibuk
dengan urusan siang di satu belahan bumi
dan urusan malam di seberang sana
tapi tak satu pun yang terlepas dari pandangan
tak satu pun yang tak kedengaran
tak satu pun yang dipinggirkan
saat mengatur satu urusan mencurahkan rezeki
masih lagi sudi mendengar keluh kesah sang hamba yang merintih di malam hari di sebelah sana
dan kita manusia
dengan segala keterbatasan mencuba sedaya mampu mengatur apa yang di tangan
dan kita tahu kita takkan mampu
jangankan berdiri
berkelip mata juga bila tak diizinkan takkan mampu melawan
dalam urusan kita dengan manusia ada urusan tuhan di tengahnya
bila dirasakan susah, yang memungkinkan adalah tertahan oleh tuhan
ingin didengar kita meminta
ingin didengar kita merayu
mintalah dan kau takkan kecewa
merayulah jangan ragu
kerna tuhan itu rindu
dicariNya siapa yang tergagau
untuk dicurah rasa bahagia punya tuhan

“ Allah, tidak ada Tuhan ( yang berhak disembah) melainkan Dia Yang hidup kekal lagi terus-menerus mengurus ( makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur, Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Tiada dapat memberi syafaat di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi. Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha tinggi lagi Maha besar.” 
(al-Baqarah 2:255)

gambar hiasan


alhamdulillah.all praise to Allah.

wallahua'lam.


10 August 2016,10:57 pm, BM